LITERATURE REVIEW: ANALISIS TEORI KESANTUNAN BERBAHASA PRAGMATIK PADA ARTIKEL TAHUN 2017-2024
Abstract
This research discusses the development of language politeness in the 2017-2024 period, with a focus on various contexts such as film, social society, education, and social media networks. Research shows that language politeness plays an important role in forming social norms and influencing individual behavior. In the context of films, language politeness can increase public awareness about communication ethics. The application of the principles of language politeness contributes to harmonious social relations and reduces conflict in the context of social society. Then in the world of education, the use of polite language can increase students' learning motivation. However, new challenges have emerged in the current digital era, such as trolling and cyberbullying, which have given more attention to language ethics. In conclusion, language politeness is an important topic for further research, with broad implications for society and education in the digital era.
References
Anggraini, N., Rahayu, N., & Djunaidi, B. (2019). Kesantunan Berbahasa Indonesia dalam Pembelajaran di Kelas X MAN 1 Model Kota Bengkulu. Jurnal Ilmiah KORPUS, 3(1), 42-54.
Budiwati, T. R. (2017). Kesantunan berbahasa mahasiswa dalam berinteraksi dengan dosen di Universitas Ahmad Dahlan: analisis pragmatik. The 5TH Flurecol Proceeding, UAD, Yogyakarta, 557-571.
Brown, P. and S. L. (1987). Politeness: Some Universal in Language Usage. Cambridge University Press.
Cahyani, D. N., & Rokhman, F. (2017). Kesantunan berbahasa mahasiswa dalam berinteraksi di lingkungan Universitas Tidar: Kajian sosiopragmatik. Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 6(1), 44-52.
Cahyaningrum, F., Andayani, N. F. N., & Setiawan, B. (2018). Kesantunan Berbahasa Siswa dalam Berdiskusi. Madah: Jurnal Bahasa Dan Sastra, 9(1), 45-54.
Chaer, A. (2010). Kesantunan Berbahasa. Rineka Cipta.
Faiz, A., Hakam, K. A., Sauri, S., & Ruyadi, Y. (2020). Internalisasi Nilai kesantunan berbahasa melalui pembelajaran pai dan budi pekerti. Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial, 29(1), 13-28.
Febriasari, D., & Wijayanti, W. (2018). Kesantunan berbahasa dalam proses pembelajaran di Sekolah Dasar. KREDO: Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra, 2(1), 140-156.
Halawa, N., Gani, E., & Syahrul, R. (2019). Kesantunan berbahasa Indonesia dalam tindak tutur melarang dan mengkritik pada tujuh etni. Lingua: Jurnal Bahasa dan Sastra, 15(2), 195-205.
Jauhari, A. (2017). Realisasi Kesantunan Berbahasa Dalam Proses Belajar Mengajar Bahasa Indonesia Kelas Xi Smkrealisasi Kesantunan Berbahasa Dalam Proses Belajar Mengajar Bahasa Indonesia Kelas Xi Smk. Diksi, 25(1).
Jayanti, M., & Subyantoro, S. (2019). Pelanggaran prinsip kesantunan berbahasa pada teks di media sosial. Jurnal Sastra Indonesia, 8(2), 119-128.
Kurniadi, F., Hilaliyah, H., & Hapsari, S. N. (2018). Membangun Karakter Peserta Didik Melalui Kesantunan Berbahasa. Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), 1-7.
Kusumaswarih, K. K. (2018). Strategi kesantunan berbahasa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Belajar Bahasa: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 3(2).
Leech, G. N. (n.d.). Principles of Pragmatics. Longman.
Mahmudi, A. G., Irawati, L., & Soleh, D. R. (2021). Kesantunan Berbahasa Siswa dalam Berkomunikasi dengan Guru (Kajian Pragmatk). Jurnal Deiksis, 13(2), 98-109.
Prasetya, K. H., Subakti, H., & Musdolifah, A. (2022). Pelanggaran Prinsip Kesantunan Berbahasa Peserta Didik terhadap Guru Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 6(1), 1019-1027.
Putri, H. H., & Ermanto, E. (2022). Kesantunan Berbahasa Warganet dalam Podcast Deddy Corbuzier. Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, Dan Pengajarannya, 5(4), 779-792.
Rahardi, K. (2003). Pragmatik: Kesantunan Imperatif Bahasa Indonesia. Erlangga.
Rusminto, N. E. (2015). Analisis Wacana: Kajian Teoritis dan Praktis. Graha Ilmu.
Sati, P. L., Poerwadi, P., Asi, Y. E., Nurachmana, A., & Lestariningtyas, S. R. (2023, April). Prinsip Kesantunan Berbahasa Dalam Film Layangan Putus Dan Implikasinya Terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia Di SMP. In Prosiding Seminar Nasional Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, Dan Budaya (Vol. 2, No. 1, pp. 108-125).
Triana, D. R. (2019). Kesantunan Berbahasa pada Film Kartini Karya Hanung Bramantyo: Tinjauan Sosiopragmatik. Humanika, 26(1), 14-23.
Yulianti, R., & Denafri, B. (2020). Pemelajaran Prinsip Kesantunan Berbahasa Pada Film Cinta Laki-Laki Biasa Karya Asma Nadia. Journal Asian Community Education, 1(1), 1-12.
Copyright (c) 2025 Publisher STKIP Subang

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Copyright Notice
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.




