P, Metode studi literatur Pengembangan Media Belajar Digital Aplikasi Kahoot Terhadap Literasi Membaca Siswa Sekolah Dasar
Pendahuluan, Metode Penelitian, Hasil dan Pembahasan.
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana pengembangan media pembelajaran digital yang menggunakan aplikasi Kahoot guna meningkatkan kemampuan literasi membaca siswa di tingkat sekolah dasar. Analisis dilakukan dengan metode literatur riview, yang mengkaji berbagai artikel ilmiah dari Google Scholar terkait penggunaan Kahoot di berbagai jenjang pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan Kahoot sebagai alat pembelajaran berbasis permainan dapat meningkatkan partisipasi, motivasi, dan keterlibatan siswa dalam kegiatan membaca, serta mempermudah pengulangan materi bacaan secara interaktif, yang berdampak positif terhadap pemahaman dan daya ingat siswa terhadap teks yang dibaca. Di samping itu, fitur penilaian otomatis yang ada di Kahoot menjadikan guru lebih mudah dalam menilai hasil belajar dan mengenali masalah literasi yang dihadapi siswa dengan lebih cepat dan efektif, meskipun ada kendala seperti kurangnya perangkat, akses internet, dan kebijakan penggunaan perangkat di sekolah. Secara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan bahwa Kahoot memiliki potensi besar sebagai media pembelajaran digital yang relevan dalam mendukung pengembangan literasi membaca di sekolah dasar pada era pendidikan abad ke-21.
References
Edukasi Dan Teknologi
Pembelajaran., 1(2), 91–99
Fitri Rofiarti, & Anisa Yunita Sari. (2017).
TIK Untuk Paud: Penggunaan Platform “Kahoot” dalam
Menumbuhkan Jiwa Kompetetif dan Kolaboratif Anak. Pedagogi: Jurnal Anak Usia Dini Dan Pendidikan Anak Usia Dini.
Firmansyah, G. (2019). Penggunaan QR Code pada Dunia Pendidikan : Penelitian Pengembangan Bahan Ajar The Use of QR Code on Educational
Domain. A Research and
Development on Teaching Material, 5, 265–278.
Hidayat, A. (2023). Diskusi Kolaboratif dalam Pembelajaran Membaca Menggunakan Kahoot!: Analisis Pengaruh terhadap Keterampilan Literasi Siswa. Jurnal Pendidikan Dan Pengajaran, 112–123.
Ishak, H. B. (2017). Pembelajaran Interaktif Berasaskan Aplikais Kahoot dalam Pengajaran Abad ke-21. Jabatan Pendidikan Khas Institur Pendidikan Guru Kampus Darulalam Jitra, Kedah.
Maulana, P., & Akbar, A. (2017). PENERAPAN PEMBELAJARAN
KOOPERATIF TIPE STAD (STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION)
UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA
PEMAHAMAN DI SEKOLAH DASAR. Pesona Dasar : Jurnal Pendidikan Dasar Dan Humaniora, 5(2),
Ramadhana, M.F., Ahdhiantob, E., Perdanac, R., dan Baehak, F. (2020).
Effectiveness Of Use Of Kahoot As A Media In Learning In The Scope Of
Biological Scope. Journal of Xi’an University of Architecture &
Technology., 12(7), 587–594.
Sari, F. R. A. Y. (2017). Tik Untuk Aud: Penggunaan Platform ‘Kahoot!’ dalam Menumbuhkan Jiwa Kompetitif dan Kolaboratif Anak,.PEDAGOGI 3
Susanti, R. (2022). Efektivitas Penggunaan Kahoot! dalam
Pengulangan Materi Bacaan: Studi Kasus di Sekolah Menengah Pertama. Jurnal Penelitian Pendidikan, 45–60.
Titin dan Dara, E. N. (2016). Penyusunan Perangkat Pembelajaran Pada Materi Ruang Lingkup Biologi Kelas X SMA. Jurnal Pendidikan Matematika Dan IPA, 7(1), 45–56.
Purnamasari, W., Hala, Y., & Fatmawati.
(2023b). Penerapan media pembelajaran kahoot dalam meningkatkan minat belajar siswa kelas XI MIPA 4. Jurnal Pemikiran Dan Pengembangan Pembelajaran,
5(3), 1–6.











