PEMBELAJARAN MENCIPTAKAN KEMBALI TEKS ANEKDOT DENGAN MEMPERHATIKAN STRUKTUR DAN ASPEK KEBAHASAAN BAIK LISAN MAUPUN TULISAN MENGGUNAKAN METODE SUGESTI-IMAJINASI PADA KELAS X SMA NEGERI 2 KLARI KAB. KARAWANG TAHUN PELAJARAN 2022/2023

Indonesia

  • Adesty Iryas Kusuma Astuti Universitas Pasundan Bandung
  • Dindin Muhammad Zainal Muhyi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Pasundan
  • Adi Rustandi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Pasundan
Keywords: pembelajaran, menciptakan, teks anekdot, metode sugesti-imajinasi

Abstract

ABSTRAK

 

Judul penelitian ini adalah “Pembelajaran Menciptakan Kembali Teks Anekdot Memperhatikan Struktur dan Aspek Kebahsaan Baik Lisan Maupun Tulisan Dengan Metode Sugesti-Imajinasi Pada Kelas X SMA Negeri 2 Klari Kab. Karawang Tahun Pelajaran 2022/2023”. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini terdiri dari 2 rombel kelas di mana setiap kelas terdiri dari 34 peserta didik yang merupakan peserta didik kelas X IPA 3 dan X IPS 1 SMA Negeri 2 Klari Kab. Karawang. Pembelajaran memiliki arti sebagai sebuah proses seseorang dalam memberikan ilmu pengetahuan melalui teori ataupun pengalaman hidup, serta mentransformasikan hal tersebut kepada orang lain, sehingga mendapatkan ilmu pengetahuan, sikap, dan kualitas hidup yang lebih baik dari sebelumnya. Menciptakan memiliki kata dasar cipta di mana menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia cipta ialah, “ Kemampuan pikiran untuk mengadakan sesuatu yang baru atau angan-angan kreatif”. Anekdot ialah sebuah teks cerita pendek dengan bertujuan menyampaikan karakteristik seorang tokoh dengan memperhatikan sental yang dibutnya dengan menmbahkan daya datik sebagai latar belakang atau suasana keseluruhan dalam cerita tersebut. Metode sugesti-imajinasi adalah metode menulis dengan memberikan sugesti melalui lagu untuk merangsang imajinasi siswa.

References

Buku :
Arikunto, Suharsimi. 2010. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik.
Douglas, Brown. (2008). Principles of Language Learning and Teaching. New York: Prantice Hall Regents.
Gintins, Abdorrakhman. (2014). Esensi Praktis Belajar Pembelajaran. Bandung: Humaniro.
Herza, (2013) “Pengaruh Metode Sugesti-Imajinasi Terhadap Kemampuan Menulis Puisi Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Tanjung Morawa Tahun Pembelajaran 2013/2014”
Indra, (2017) “Pembelajaran Menemukan Pesan dalam Teks Pantun Menggunakan Metode Cooperative Script pada Peserta Didik Kelas VII SMP Negeri 2 Lembang Tahun Pelajaran 2017/2018”
Kurniawan Heru. (2014). Pembelajaran menulis kreatif berbasis komunikatif danapresiatif. Bandung: Remaja Rosdakarya
Komalasari. (2014). Pembelajaran Kontekstual Konsep Aplikasi. Bandung: Refika Aditama.
Mulyasa. (2007). Menjadi Guru Profesional Menciptakan Pemelajaran Kreatif dan Menyenangkan. Bandung: Alfabeta.
Rifai dan Anni. (2008). Psikologi Pendidikan. Semarang: UPT Unnes Press. Santosa, Puji. dkk. (2008). Materi dan Pembelajaran Bahasa Indonesia SD. Jakarta: Universitas Terbuka.
Santosa, Puji. dkk. (2008). Materi dan Pembelajaran Bahasa Indonesia SD. Jakarta: Universitas Terbuka.
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung:ALFABETA
Suprijono, Agus. (2012). Cooperative Learning: Teori dan Aplikasi Paikem. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Tarigan & Guntur. H. (2008). Menulis sebagai suatu keterampilan berbahasa. Bandung:Angkasa



Tirtarahardja Umar. (2005). Pengantar Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta Winataputra, Udin S. dkk. (2008). Teori Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Universitas Terbuka.
Jurnal :
Candra Kartika & Zulaeha Ida. (2016). Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia.
Published
2023-06-30
How to Cite
Kusuma Astuti, A. I., Muhammad Zainal Muhyi, D., & Rustandi, A. (2023). PEMBELAJARAN MENCIPTAKAN KEMBALI TEKS ANEKDOT DENGAN MEMPERHATIKAN STRUKTUR DAN ASPEK KEBAHASAAN BAIK LISAN MAUPUN TULISAN MENGGUNAKAN METODE SUGESTI-IMAJINASI PADA KELAS X SMA NEGERI 2 KLARI KAB. KARAWANG TAHUN PELAJARAN 2022/2023: Indonesia. Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 9(2), 3763 - 3773. https://doi.org/10.36989/didaktik.v9i2.1040