STRATEGI PENGUATAN IDENTITAS KULINER LOKAL: PELATIHAN PENGEMASAN DAN PEMASARAN PALLU BASA BARRU SEBAGAI DAYA TARIK WISATA KULINER DAERAH
Abstract
This study aims to analyze the effectiveness of strategies to strengthen the identity of local culinary products, namely Pallu Basa Barru, through integrated training in packaging and digital marketing to increase its attractiveness as a regional culinary tourism destination. The method used was Participatory Action Research (PAR) with a qualitative-descriptive approach, involving Pallu Basa culinary MSMEs in Barru Regency, South Sulawesi. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation of training outcomes. The results showed that interventions in visual branding, packaging innovation (instant products), and the adoption of digital marketing (social media and e-commerce) significantly strengthened Pallu Basa's image as a distinctive product. This identity strengthening not only increased the average partner's turnover by 40% in three months but also expanded market reach beyond Sulawesi. The study concluded that combining authentic culinary preservation with modernized packaging and digital marketing strategies is key to transforming local culinary products into high-value tourism assets.
References
Brahmana, E. C., Silitonga, S. M., & Tambunan, D. (2023). Pelatihan Digitalisasi Pemasaran dan Branding Produk UMKM Kuliner Tradisional. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia (JPKMI), 3(1), 1–10.
Dewi, I. G. A. M. (2021). Peran Kuliner Lokal dalam Pengembangan Pariwisata Berbasis Ekowisata. Jurnal Kepariwisataan Indonesia, 16(2), 115–125.
Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing Management (15th ed.). Pearson Education.
Kurniawan, F. A., & Sari, D. P. (2022). Strategi Inovasi Kemasan Produk Makanan Tradisional untuk Peningkatan Daya Saing. Jurnal Bisnis dan Manajemen, 9(1), 35–47.
Latifa, F., & Setyobudi, R. (2020). Analisis Potensi Kuliner Khas Daerah sebagai Daya Tarik Wisata dan Dampak Ekonominya. Jurnal Ilmu Sosial dan Politik, 4(2), 78–90.
Nugraha, A. S. (2023). Penguatan Identitas Lokal Melalui Desain Visual Branding UMKM Kuliner. Jurnal Desain Komunikasi Visual, 8(2), 120–135.
Nurhayati, Y., & Safitri, L. (2021). Strategi Pengembangan Kuliner Tradisional Melalui Inovasi Produk dan Digital Marketing. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(2), 150–160.
Peraturan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nomor 9 Tahun 2021 tentang Pengembangan Ekonomi Kreatif. (2021).
Prasetio, A. B. (2022). Penerapan Teknik Pengeringan Bumbu Alami untuk Produk Makanan Instan dan Masa Simpan. Jurnal Teknologi Pangan, 13(1), 1–10.
Purwanto, H. (2020). Strategi Penguatan Identitas Kuliner Lokal Melalui Branding dan Kemasan. Jurnal Pariwisata, 7(1), 45–58.
Setyowati, D. (2019). Dampak Pemasaran Digital terhadap Peningkatan Omzet UMKM Sektor Makanan. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 11(3), 201–215.
Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah. (2008).
Widodo, A. S. (2020). Peran E-commerce dalam Memperluas Pasar Produk Makanan Tradisional. Jurnal Manajemen Pemasaran, 14(1), 50–65.
Fariq, A. (2011). Perkembangan dunia konseling memasuki era grobalisasi. Pedagogi, II Nov 2011(Universitas Negeri Padang), 255-262.











