Faktor Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Yang Mempengaruhi Kinerja Pada Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan PT PLN (Persero)

  • Muchammad Syafi’i Karim Institut Teknologi PLN
Keywords: Electrical OSH, Live-Line Work, PT PLN (Persero), the hazard detection system, Facilities and Infrastructure

Abstract

Live Line Work (PDKB) on Medium Voltage (MV) networks is a maintenance method carried out without shutting down the electrical flow, yet it carries a high level of occupational safety risk. This study aims to analyze the factors influencing Occupational Health and Safety (OHS) performance in PDKB activities at PT PLN (Persero), focusing on four variables: hazard detection systems, management policy, facilities and infrastructure, and human resource (HR) awareness. A quantitative approach was employed using multiple linear regression analysis to examine the impact of each variable on OHS performance. The results show that out of the four independent variables examined, two have a significant influence on OSH performance, the hazard detection system (t-count = 3.611 > t-table = 1.708) and facilities and infrastructure (t-count = 4.068 > t-table = 1.708). Meanwhile, namely management policy (t-count = -0.571) and HR awareness (t-count = -0.706) do not show significant influence. These findings indicate that the success of OSH performance in PDKB TM is greatly influenced by the hazard detection system and the availability of adequate facilities, while the effectiveness of hazard detection and worker awareness needs to be improved. This study contributes to strengthening occupational safety management systems in the electricity sector.

References

Afan, M. M., Riwibowo, N., Wijaya, O. D., & Rohman, M. (2023). Analisis penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) terhadap kinerja pekerja konstruksi (Studi kasus: Pembongkaran dan pemasangan ducting CT 343CT01 Area Raw Mill Tuban III, PT. Garuda Joyo Kusumo, Kabupaten Tuban). Jurnal Device, 12(2), 144–153.
Anwar Prabu Mangkunegara. (2015). Sumber daya manusia perusahaan (Cetakan ke-12). Bandung: Remaja Rosdakarya.
Arikunto, S. (2006). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik (Edisi revisi). Jakarta: Rineka Cipta.
Arikunto, S. (2013). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik (Edisi revisi). Jakarta: Rineka Cipta.
Assagaf, A. (2024). Statistik, ekonometrika, dan multivariate. Materi perkuliahan. Slideshare.
Azwar, S. (2001). Reliabilitas dan validitas (Edisi revisi). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Bellaudi, V. A., & Suryadi. (2022). Pengaruh lingkungan kerja, hubungan kerja, fasilitas kerja, kepuasan kerja dan kompensasi terhadap kinerja karyawan PT PLN (Persero) ULP Rayon Bandar Jaya. Jurnal Manajemen Diversifikasi, 2(1), 104–117.

Fauzy, M. (2009). Statistika untuk mahasiswa. Jakarta: Prestasi Pustaka.
Geldart, S., Smith, C. A., Shannon, H. S., & Lohfeld, L. (2010). Organizational practices and workplace health and safety: A cross-sectional study in manufacturing companies. Safety Science, 48(5), 562–569.
Ghozali, I. (2001). Aplikasi analisis multivariate dengan program SPSS. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Ghozali, I. (2016). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS 23 (Edisi ke-8). Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Ghozali, I. (2018). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS 25 (Edisi ke-9). Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Gujarati, D. N. (2006). Ekonometrika dasar (Terjemahan). Jakarta: Erlangga.
Irzal. (2016). Dasar-dasar keselamatan dan kesehatan kerja. Jakarta: Kencana.
Kementerian Tenaga Kerja Republik Indonesia. (1996). Peraturan Menteri Tenaga Kerja Republik Indonesia Nomor PER.05/MEN/1996 tentang Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3). Jakarta: Kementerian Tenaga Kerja RI.
Kuswanto, H. (2012). Statistika terapan untuk penelitian pendidikan. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Malhotra, N. K. (2004). Riset pemasaran: Pendekatan terapan (Edisi ke-4, Jilid 1). Jakarta: Indeks.
Martono, N. (2011). Metode penelitian kuantitatif: Analisis isi dan analisis data sekunder. Jakarta: Rajawali Pers.
Misrawati. (2019). Manajemen kesehatan dan keselamatan kerja (K3). Yogyakarta: Deepublish.
Neal, A., Griffin, M. A., & Hart, P. M. (2000). The impact of organizational climate on safety climate and individual behavior. Safety Science, 34(1–3), 99–109.
Notoatmodjo, S. (2010). Metodologi penelitian kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Nugraha, R., & Firmansyah, D. (2020). Hubungan pengawasan dengan penerapan K3 pada pekerjaan kelistrikan. Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja, 8(2), 71–78.
Palit, A. T., Karambut, C. A., & Longdong, W. M. J. (2024). Pengaruh keselamatan dan kesehatan kerja (K3) serta standar operasional prosedur (SOP) terhadap kinerja karyawan di PT PLN (Persero) ULP Paniki. EKOMAKS, 13(1), 358–365.
Prasetyo, T. R., & Nugroho, H. S. (2019). Pengaruh kepemimpinan keselamatan dan budaya organisasi terhadap perilaku keselamatan pekerja. Jurnal Teknik Industri, 20(1), 10–17.
Putra, I. G. B. A., & Handoko, Y. (2022). Identifikasi bahaya dan penilaian risiko pada PDKB. Jurnal Keselamatan Kerja dan Lingkungan, 7(2), 65–74.
Rahmawati, L., & Wibowo, A. (2021). Evaluasi penerapan sistem manajemen K3 di PT PLN Wilayah Jawa Tengah. Jurnal Teknologi dan K3, 5(1), 25–32.
Republik Indonesia. (1970). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja. Jakarta: Sekretariat Negara.
Ridley, J. (2008). Keselamatan dan kesehatan kerja (Edisi revisi). Jakarta: PT Elex Media Komputindo.
Ridwan. (2021). Metode dan teknik menyusun skripsi. Bandung: Alfabeta.
Riduwan. (2003). Skala pengukuran variabel-variabel penelitian. Bandung: Alfabeta.
Saputra, A., & Susanti, H. (2020). Pengaruh pengetahuan dan sikap terhadap kepatuhan pekerja dalam pelaksanaan K3 pada instalasi listrik. Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja, 10(2), 45–52.
Sekaran, U. (2006). Metodologi penelitian untuk bisnis (Edisi ke-4). Jakarta: Salemba Empat.
Sombolayuk, Y. U., Harun, N., Parung, H., & Basri, Z. (2017). Sistem deteksi dini bahaya kebakaran gedung bertingkat tinggi akibat kegagalan instalasi listrik. Seminar Nasional Sains dan Teknologi 2017, Universitas Muhammadiyah Jakarta.
Sugiyono. (2006). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2007). Statistik untuk penelitian. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2009). Statistik untuk penelitian. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2013). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Tim Penyusun. (2010). Standar konstruksi jaringan tegangan menengah tenaga listrik. PT PLN.
Tim Penyusun. (2024). Swasembada energi, berkelanjutan untuk negeri. PT PLN.
Vinodkumar, M. N., & Bhasi, M. (2011). Safety management practices and safety behavior: Assessing the mediating role of safety knowledge and motivation. Accident Analysis & Prevention, 43(4), 1200–1208.
Wahana Komputer. (2005). Analisis statistik dengan SPSS. Yogyakarta: Andi.
Walpole, R. E. (1995). Pengantar statistika (Edisi ke-3). Jakarta: PT Gramedia.
Widiyanto, S., & Yuliana, D. (2018). Pengaruh pelatihan dan
Published
2026-01-26
How to Cite
Karim, M. S. (2026). Faktor Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Yang Mempengaruhi Kinerja Pada Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan PT PLN (Persero). Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 12(01), 146 - 154. https://doi.org/10.36989/didaktik.v12i01.11440