ANALISIS HASIL ASEMEN DIAGNOSTIK SEBAGAI DASAR PELAKSANAAN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI DI SEKOLAH DASAR

  • Fitrotul Insani universitas pgri semarang
  • Harto Nuroso PGSD, Fakultas Pasca Sarjana, Universitas PGRI Semarang
  • Iin Purnamasari PGSD, Fakultas Pasca Sarjana, Universitas PGRI Semarang
Keywords: Asesmen diagnostik, Pembelajaran berdiferensiasi

Abstract

ABSTRAK

Setiap peserta didik memiliki karakteristik dan keberagaman kebutuhan belajar yang berbeda-beda. Guru perlu memetakan kebtuhan belajar peserta didik sesuai dengan kesiapan belajar, minat dan gaya belajar peserta didik. Asesmen diagnostik kognitif dan non kognitif membantu guru dalam memetakan kebutuhan belajar peserta didik melalui tes atau penyebaran angket. Asesmen diagnostik dilakukan bertujuan untuk mengetahui kemampuan awal peserta didik dalam kesiapan belajar. Sehingga dapat menjadi solusi untuk pembelajaran berdiferensiasi diterapkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hasil asesmen diagnostik sebagai dasar pembelajaran berdiferensiasi pada mata pelajaran Pendidikan pancasiala dikelas IV. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Pengumpulan data yang digunakan menggunakan observasi nonpartisipasif dengan melakukan tes asesmen diagnostik kognitif. Teknik analisis data menggunakan model Milles dan Huberman, meliputi reduksi data,penyajian data dan penarikan kesimpulan. Penelitian dilakukan dikelas IV A. Hasil dari penelitian menunjukan guru sudah memetakan kelompok berdasarkan kesiapan belajar peserta didik melalui tes asesmen diagnostik kognitif. Pengelompokan terdiri dari kelompok berkembang dan mahir. Pembelajarn berdiferensiasi konten dapat diterapkan untuk memberikan materi pembelajaran berdasarkan tingkat kemampuan sehingga kebutuhan belajar peserta didik terpenuhi.          

Kata Kunci: Asesmen diagnostik 1, Pembelajaran berdiferensiasi 2

References

Asrijanty. (2020).Asesmen Diagnosis Berkala. Jakarta: Pusat Asesmen dan Pembelajaran Badan Penelitian dan Pengembangan dan Perbukuan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
Hardani, dkk. (2020).Metode Penelitian Kualitatif & Kuantitatif Yogyakarta: CV. Pustaka Ilmu Group Yogyakarta.
Purba, Mariati, et al. (2021). Prinsip Pengembangan Pembelajaran Berdiferensiasi Pada Kurikulum Fleksibel Sebagai Wujud Merdeka Belajar. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Pembelajaran, Badan Standart, Kurikulum dan Asesmen Pendidikan, Kementrian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi Indonesia
Rosna, A. (2014). Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Melalui Pembelajaran Kooperatif Pada Mata Pelajar IPA di kelas IV SD Terpencil Bainaa Barat. Jurnal Kreatif Tadulako, 4(7), 118217.
Sasomo, B., & Rahmawati, A. D. (2023). ANALISIS ASESMEN DIAGNOSTIK PADA MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING DI KURIKULUM MERDEKA SMPN 3 SINE. Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika, 8(1), 250-263.
Widyawati, R., & Rachmadyanti, P. ANALISIS PENERAPAN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI PADA MATERI IPS DI SEKOLAH DASAR.
Naibaho, D. P. (2023). Strategi Pembelajaran Berdiferensiasi Mampu Meningkatkan Pemahaman Belajar Peserta Didik. Journal of Creative Student Research, 1(2), 81-91.
Published
2023-07-06
How to Cite
Fitrotul Insani, Harto Nuroso, & Iin Purnamasari. (2023). ANALISIS HASIL ASEMEN DIAGNOSTIK SEBAGAI DASAR PELAKSANAAN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI DI SEKOLAH DASAR. Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 9(2), 4450 - 4458. https://doi.org/10.36989/didaktik.v9i2.1154