PENDEKATAN KONSTRUKTIVISTIK GURU PAI DALAM MENGATASI PERMASALAHAN RANAH KOGNITIF SISWA TUNA GRAHITA DI SMK NEGERI 17 JAKARTA BARAT
Abstract
Cognitive domain issues can manifest in various forms and levels of severity. Primary problems include difficulties understanding basic concepts, low logical and critical thinking skills, a lack of problem-solving initiative, and challenges in applying acquired knowledge, particularly for students with intellectual disabilities (tuna grahita) at SMK Negeri 17 West Jakarta. Often, students struggle to comprehend core concepts; they may memorize definitions but lack a true understanding of their practical application. This research employs a qualitative method with a case study design. Primary data sources include the Vice Principal of Curriculum and Islamic Education (PAI) teachers at SMK Negeri 17 West Jakarta. Secondary data were gathered through interviews with students with intellectual disabilities, as well as literature reviews of books and journals related to constructivist approaches, the cognitive domain, and intellectual disabilities. Data collection involved interviews, observation, and document studies. Data analysis utilized data reduction, data display, and conclusion drawing. Research findings indicate that: 1) The implementation of the constructivist approach by PAI teachers occurs through storytelling sessions regarding real-life events linked to the material. 2) This implementation resulted in increased student activity during learning. 3) Obstacles include complex internal cognitive barriers, such as short-term memory deficits, the unavailability of special education teachers (guru pendamping khusus), and limited projector facilities. Solutions involve simplifying material into concrete behavioral examples relevant to daily life, utilizing creative visual media like Canva, and strengthening cross-sector synergy between PAI teachers, homeroom teachers, and guidance counselors (BK).
References
Alif Rila, Arifmiboy, & Supratman Zaki. (2021). Pembelajaran PAI Menggunakan Pendekatan Konstruktivisme di SMPN 2 Tilatang Kamang, Jurnal Kajian dan Pengembangan Umat, 23.
Alisha Zahara S & Wanty Khaira. (2025). Strategi Guru Kelas dalam Memfasilitasi Kebutuhan Belajar Siswa Berkebutuhan Khusus di MIN 9 Kota Banda Aceh, 778.
Anggun Savera. (2024). Strategi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam bagi Anak Tuna netra di SLBN Purbalingga, Skripsi, Purwokerto: UIN Prof. K.H Saifuddin Zuhri Purwokerto, Program Studi Pendidikan Agama Islam, 21.
Busahdiar, et.al. (2023). Edukasi Anak Usia Dini: Pentingnya Belajar Pendidikan Agama Islam. Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat LPPM UMJ, 2.
Dhani Cahya Saputra, et. al. (2025). Analisis Kesulitan Belajar Karena Gangguan Perkembangan pada Anak Berkebutuhan Khusus di Sekolah Luar Biasa Tunas Kasih Surabaya, Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial (JIPSI), 282.
Fahrul Rozi, et.al. (2025). Implementasi Evaluasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam: Tinjauan Ranah Kognitif, Afektif, dan Psikomotorik di SMA IT Al-Asy’ari NWDI Reban Tebu. Jurnal Ilmu Terapan dan Pendidikan, 2.
N. Azkiya, & S. Ridhuan. (2023). Strategi Guru dalam Mengatasi Kesulitan Membaca Permulaan Siswa Kelas III SDN Duri Kepa 03 Jakarta Barat. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 126.
Ni Luh Gede Karang Widiastuti, & I Made Astra Winaya. (2019). “Prinsip Khusus dan Jenis Layanan Pendidikan bagi Anak Tuna grahita”, Jurnal Santiaji Pendidikan, 117.
Riva’I Idham. (2023). Efektivitas Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) pada Siswa Kelas VIII di SMP Terpadu Al-Ittihadiyah Bogor, Al-Mubin: Islamic Scientific Journal, 85-95.
S Fahra Utami, et.al. (2025). Penerapan Model Problem Based Learning dalam Pembelajaran PAI untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 2365.











