PENGARUH PERMAINAN TEKA-TEKI SILANG TERHADAP KEMAMPUAN PENGENALAN HURUF ANAK DI TK BUNDO KANDUANG SIBARAMBANG KABUPATEN SOLOK
Abstract
The ability to identify alphabetic characters is a fundamental skill that must be developed during early childhood, as it serves as the foundation for early reading competence. Based on observational findings conducted at Bundo Kanduang Sibarambang Kindergarten located in Solok Regency, it is still apparent that children experience challenges in recognizing letter symbols, articulating letter names, and distinguishing between nearly identical letter shapes. The purpose of this study was to investigate the impact of crossword puzzle games on children's letter recognition abilities. This study employed a quantitative methodology using direct experimental techniques. The research subjects were in group B of Bundo Kanduang Sibarambang Kindergarten, Solok Regency. Data collection methods were applied through observation, documentation, and child development assessment instruments. The research findings indicate that engagement with crossword puzzles significantly improves children's letter recognition abilities. This game also contributes to increased concentration, memory, and motivation for learning. Consequently, crossword puzzle games can be considered an effective pedagogical medium for improving early childhood letter recognition skills.
References
Dhieni, N. (2020). Metode pengembangan bahasa anak usia dini. Universitas Terbuka.
Fitriani, D. (2024). Pengaruh media permainan huruf terhadap kemampuan membaca permulaan anak usia dini. Jurnal PAUD Nusantara, 6(1), 45–56.
Hasanah, U. (2024). Hubungan kemampuan mengenal huruf dengan membaca awal anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak, 8(2), 101–112.
Hurlock, E. B. (2020). Perkembangan anak. Erlangga.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022). Capaian pembelajaran PAUD. Kemendikbud.
Kurniawati, L. (2021). Pengaruh media edukatif terhadap perkembangan bahasa anak usia dini. Jurnal Obsesi, 5(3), 1201–1210.
Lestari, P. (2023). Permainan edukatif untuk meningkatkan kemampuan literasi anak usia dini. Jurnal Golden Age, 7(1), 33–42.
Montessori, M. (2020). Metode Montessori untuk anak usia dini. Pustaka Pelajar.
Mulyasa. (2021). Manajemen PAUD. Remaja Rosdakarya.
Ningsih, R. (2022). Penggunaan media teka-teki silang dalam pembelajaran anak usia dini. Jurnal Pendidikan Usia Dini, 6(2), 87–96.
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 137 Tahun 2014 tentang Standar Nasional Pendidikan Anak Usia Dini. (2014). Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Piaget, J. (2021). Teori perkembangan kognitif anak. Prenada Media.
Pratiwi, E. (2023). Pengaruh permainan teka-teki silang terhadap kemampuan bahasa anak usia dini. Jurnal Anak Cerdas, 4(2), 50–60.
Rahmawati, S. (2023). Perkembangan bahasa anak usia dini dan kesiapan literasi sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 9(1), 15–25.
Sari, N. (2022). Pengaruh permainan edukatif terhadap konsentrasi belajar anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Indonesia, 5(2), 70–80.
Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D. Alfabeta.
Susanto, A. (2021). Perkembangan anak usia dini. Kencana.
Suyadi. (2021). Psikologi belajar PAUD. Pedagogia.
Tedjasaputra, M. S. (2021). Bermain, mainan, dan permainan. Grasindo.
Utami, D. (2024). Efektivitas permainan huruf terhadap kemampuan mengenal simbol huruf anak. Jurnal Edukasi Anak, 3(1), 20–31.
Vygotsky, L. S. (2021). Teori perkembangan kognitif anak. Prenada Media.
Wahyuni, T. (2022). Media pembelajaran kreatif untuk anak usia dini. Jurnal Inovasi Pendidikan, 4(3), 90–101.
Wulandari, R. (2022). Pengaruh permainan edukatif terhadap kemampuan mengenal huruf anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(2), 115–123.
Yuliana, F. (2023). Strategi pembelajaran bahasa anak usia dini melalui bermain. Jurnal Golden Age, 8(1), 66–75.
Zahra, N. (2024). Pengembangan kemampuan literasi awal anak melalui media permainan. Jurnal Pendidikan Anak, 9(1), 55–67.











