IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN IPA DENGAN PENDEKATAN DEEP LEARNING: STUDI KASUS DI SDIT ALAM NURUL ISLAM

  • Jauharotul Farida Universitas PGRI Yogyakarta
  • Siti Maisaroh Universitas PGRI Yogyakarta
Keywords: Deep Learning, Kesadaran Reflektif, Pembelajaran IPA, Sekolah Dasar.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) berbasis deep learning di SDIT Alam Nurul Islam serta menganalisis tingkat kesadaran reflektif siswa kelas V dalam proses pembelajaran tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan model interaktif Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan deep learning belum berjalan secara optimal. Aktivitas pembelajaran masih berfokus pada praktik dan demonstrasi, sementara kegiatan refleksi dan analisis antar konsep belum berkembang secara mendalam. Kesadaran reflektif siswa juga masih rendah karena pembelajaran lebih menekankan pada hasil akhir daripada proses berpikir. Faktor-faktor penghambat utama meliputi keterbatasan waktu, kesiapan berpikir siswa, dan minimnya stimulus berupa pertanyaan reflektif dari guru. Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan deep learning dalam pembelajaran IPA di sekolah dasar memerlukan keseimbangan antara pengalaman konkret dan bimbingan reflektif. Implikasinya, guru perlu mengembangkan strategi scaffolding reflektif dan sistem penilaian berbasis proses guna menumbuhkan kesadaran reflektif siswa.

 

Kata kunci: Deep Learning, Kesadaran Reflektif, Pembelajaran IPA, Sekolah Dasar.

References

Biggs, J. (1999). What the student does: Teaching for enhanced learning. Higher education research & development, 18(1), 57-75.

Biggs, J., & Tang, C. (2011). Teaching for quality learning at university. McGraw-Hill Education.

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). SAGE Publications.

Darmawan, D. (2021). Penerapan deep learning dalam pembelajaran sains di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 9(2), 45–58.

Flavell, J. H. (1979). Metacognition and cognitive monitoring: A new area of cognitive–developmental inquiry. American Psychologist, 34 (10), 906–911.

Huda, M., Anshori, M., & Rofiq, A. (2020). Deep learning approach in elementary science learning: A conceptual analysis. International Journal of Education and Learning, 2 (1), 13–23.

Kember, D., Leung, D. Y., Jones, A., Loke, A. Y., McKay, J., Sinclair, K., ... & Yeung, E. (2008). Development of a questionnaire to measure the level of reflective thinking. Assessment & Evaluation in Higher Education, 25(4), 381–395.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.

Ramsden, P. (2003). Learning to teach in higher education. Routledge Falmer.

Schön, D. A. (1983). The reflective practitioner: How professionals think in action. Basic Books.

Yin, R. K. (2018). Case study research and applications: Design and methods (6th ed.). SAGE Publications.
Published
2025-12-22
How to Cite
Farida, J., & Siti Maisaroh. (2025). IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN IPA DENGAN PENDEKATAN DEEP LEARNING: STUDI KASUS DI SDIT ALAM NURUL ISLAM. Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 11(04), 352 - 362. https://doi.org/10.36989/didaktik.v11i04.9316