PENGANTAR DAN KONSEP DASAR PENDIDIKAN LINTAS BUDAYA
Abstract
Pendidikan lintas budaya merupakan pendekatan yang menekankan pemahaman, penghargaan, dan kemampuan berinteraksi dengan keberagaman budaya. Dalam konteks globalisasi, mobilitas penduduk, dan perkembangan teknologi informasi, pendekatan ini semakin penting untuk mempersiapkan individu hidup harmonis di masyarakat multikultural. Artikel ini mengulas konsep dasar pendidikan lintas budaya, mencakup landasan teoretis, prinsip utama, kompetensi lintas budaya, serta relevansinya bagi pendidikan Indonesia. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka yang menggabungkan pemikiran para ahli, teori pendidikan multikultural, dan perspektif pedagogi kritis. Pembahasan menunjukkan bahwa pendidikan lintas budaya bukan hanya menumbuhkan toleransi, tetapi juga membentuk warga global yang kritis, adaptif, dan mampu menghadapi konflik berbasis perbedaan budaya. Artikel ini menekankan pentingnya integrasi pendidikan lintas budaya dalam kurikulum untuk menjawab tantangan sosial-budaya era global.
References
Ahmadin, A. (2012). Paradoks Manusia Digital. Pijar Press.
Banks, J. A. (2019). CITIZENSHIP EDUCATION AND DIVERSITY IMPLICATIONS FOR TEACHER EDUCATION. 52(1), 5–16.
Nurasmawi, & Ristiliana. (2021). Pendidikan Multikultural. Pekanbaru: CV. Asa Riau.
Ronny, P., & Mahendra, A. (2023). Peran Pendidikan IPS dalam Pendidikan Multikultural. 05(02), 4468–4475.
Tilaar, H. A. R. (2004). Multikulturalisme Tantangan-tantangan Global Masa Depan dalam Transformasi Pendidikan Nasional. Jakarta: PT Grasindo.
Ubadah. (2022). Pendidikan Multikultural: Konsep, Pendekatan dan Penerapannya dalam Pembelajaran. Palu: Pesantren Anwarul Qur’an.











