TAHAPAN DAN PERSEPSI PETANI TERHADAP TRADISI NGAMBENG PARI DI DESA KEJENE

  • Bambang Yoga Pranoto Universitas PGRI Semarang
  • Harjito Universitas PGRI Semarang
Keywords: Agrarian, Local Wisdom, Methik Pari, Ngambeng, Tradition

Abstract

This study examines the methik and ngambeng pari traditions as part of the local wisdom upheld by the farming community of Dukuh Beber, Desa Kejene, which remain preserved within the rice cultivation cycle. These traditions are rooted in strong agrarian cultural values and are performed through meaningful ritual stages. The purpose of this research is to describe the procedural stages of the traditions and to understand farmers’ perceptions of the moral, social, and religious values embedded in them. The study employs a descriptive qualitative approach using observation, semi-structured interviews, and documentation, analyzed through the Miles and Huberman model. The findings show that the methik tradition is performed in the rice field using symbolic offerings called cokbakal, while the ngambeng tradition involves a communal feast held at home after the harvest arrives. Interviews reveal that farmers regard the traditions as expressions of gratitude and ancestral heritage that must be preserved even though they do not technically affect crop yields. The discussion links these findings with previous studies that demonstrate similar harvest rituals across Indonesia. The study concludes that these traditions hold significant spiritual and social functions for the community and remain relevant as part of the cultural identity that deserves preservation.

References

Artiani, N. A., Utami, R. A., & Efendy, T. D. (2023). Persepsi petani terhadap pelaksanaan tradisi Methik Pari dalam rangka menyambut panen padi di Desa Karanganyar Kecamatan Ambulu Kabupaten Jember. Jurnal Adat dan Budaya Indonesia, 5(1), 14–22. https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JABI/article/view/55484
Belvalina, A. P., Agustin, S. D., Subiyantoro, E. E., & Usmi, R. (2026). Ketahanan budaya tradisi Methik Pari: Makna, tantangan, dan pelestarian kearifan lokal di Dukuh Kebon Pulung. Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, 6(1), 166–180. https://altifani.org/index.php/altifani/article/view/1020
Dethan, D. A., Neolaka, S. Y., & Binsasi, A. Y. (2021). Persepsi masyarakat Tunbaba terhadap tradisi Lolon di Kecamatan Miomaffo Timur Kabupaten Timor Tengah Utara. Jurnal Sejarah, 18(2), 45–59. https://publikasi.nusacendanalibrary.com/index.php/js/article/view/s1035
Ginting, A., Purba, E., Chalil, D., & Diana, N. (2024, June). Persepsi petani tentang lingkungan internal dan eksternal usahatani dalam pemberdayaan petani integrasi kopi kambing di Sumatera Utara. Prosiding Seminar Nasional Hasil Penelitian Agribisnis, 8(1), 24–32. https://jurnal.unigal.ac.id/index.php/prosiding/article/view/14431
Goali, A., Boceng, A., & Nuryanti, D. M. (2024). Peran adat dalam peningkatan produksi tanaman padi di komunitas adat Makawa Desa Siteba Kabupaten Luwu. AGROVITAL: Jurnal Ilmu Pertanian, 9(2), 157–164. https://journal.lppm-unasman.ac.id/index.php/agrovital/article/view/5832
Ibrahim, J. T., Bakhtiar, A., Latifah, N., & Mufriantie, F. (2021). Praktik Pitungan Jawa dalam penentuan awal bercocok tanam oleh petani Kota Batu. Satwika: Kajian Ilmu Budaya dan Perubahan Sosial, 5(1), 43–55. https://ejournal.umm.ac.id/index.php/JICC/article/view/15818
Mahmud, A., & Rohtih, W. A. (2022). Praktek tradisi sesajen menjelang panen antara warga petani Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah Desa Krai Lumajang. Aqlam: Journal of Islam and Plurality, 7(2). https://journal.iain-manado.ac.id/index.php/AJIP/article/download/1602/pdf
Marden, R. S., Sinu, I., & Un, P. (2019). Persepsi masyarakat petani terhadap kearifan lokal pada kegiatan usaha tani jagung di Kelurahan Wali Kecamatan Langke Rembong Kabupaten Manggarai. Jurnal EXCELLENTIA, 8(2), 149–156. https://www.academia.edu/download/94347316/270189100.pdf
Mariani, D. A. (2021). Persepsi analisis sosial budaya masyarakat dalam upgrading agribisnis di Kabupaten Tapin Kalimantan Selatan. Jurnal Neo Societal, 6(2). https://www.academia.edu/download/88776304/pdf.pdf
Masniadi, R. (2022). Persepsi masyarakat terhadap tradisi Ponan dan korelasinya dengan produktivitas pertanian di Desa Poto Kecamatan Moyo Hilir. Nusantara Journal of Economics, 4(1), 19–26. http://www.jurnal.uts.ac.id/index.php/nje/article/view/2735
Pangestu, R. K. P., & Indah, N. K. (2024). Persepsi dan apresiasi: Tradisi wiwit kopi masyarakat Desa Carangwulung Kecamatan Wonosalam Jombang. LenteraBio: Berkala Ilmiah Biologi, 13(1), 14–23. https://journal.unesa.ac.id/index.php/lenterabio/article/view/25725
Panjaitan, S. P., & Pasaribu, P. (2025). Tradisi Sipultak Taon pada masyarakat etnis Batak Toba di Desa Rura Tanjung Kecamatan Pakkat Kabupaten Humbang Hasundutan. NUSANTARA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial, 12(7), 3078–3085. https://jurnal.um-tapsel.ac.id/index.php/nusantara/article/download/19703/11397
Rahman, A. (2022). Eksistensi dan perubahan tradisi Massulo Henne pada masyarakat petani di Desa Bulutellue Kabupaten Sinjai. SABANA: Jurnal Sosiologi, Antropologi, dan Budaya Nusantara, 1(2), 39–48. https://www.journal.literasisains.id/index.php/sabana/article/view/777
Ramadhana, Y. D., & Subekti, S. (2021). Pemanfaatan metode penyuluhan pertanian oleh petani cabai merah. Jurnal Kirana, 2(2), 113–133. https://pdfs.semanticscholar.org/47c2/34cb94baf278b0e1b454dd5a72b0055e73c2.pdf
Rhomadona, S. P., Triaristina, A., Sinaga, R. M., & Agustina, E. (2025). Tradisi Mapag Tuyo pada masyarakat petani di Pringsewu. SEUNEUBOK LADA: Jurnal Ilmu-ilmu Sejarah, Sosial, Budaya dan Pendidikan, 12(2), 566–585. https://ejurnalunsam.id/index.php/jsnbl/article/view/12969
Ritonga, M. F., & Polbangtan Medan. (2019). Persepsi petani dalam penerapan sistem pertanian organik pada budidaya kakao di Kecamatan Gebang Kabupaten Langkat. Jurnal Polbangtan Medan. https://www.polbangtanmedan.ac.id/upload/upload/ebook/MUHAMMAD%20FARHAN%20ARIZA%20RITONGA.pdf
Rohma, C. N., Nikmatullah, D., Soepratikno, S. S., & Hasanuddin, T. (2023). Persepsi petani terhadap inovasi kopi robusta organik di Kabupaten Lampung Barat. JIA: Jurnal Ilmiah Agribisnis, 8(2), 142–150. https://ejournal.agribisnis.uho.ac.id/index.php/JIA/article/view/591
Rosada, I., Amran, F. D., & Azizah, N. (2022). Persepsi dan motivasi petani terhadap kearifan lokal dalam berusaha tani padi: Studi kasus kearifan lokal Mappalili di Desa Manakku Kecamatan Labakkang Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan. Jurnal Ilmiah Ecosystem, 22(3), 487–499. https://journal.unibos.ac.id/eco/article/view/1983
Saputro, S. E. E., Padmaningrum, D., & Wijianto, A. (2020). Tradisi wiwitan: Cara penyebaran dan proses pembelajaran oleh masyarakat. AGRITEXTS: Journal of Agricultural Extension, 43(2), 73–79. http://download.garuda.kemdikbud.go.id/article.php?article=1758951&val=18737
Sari, K. P., & Rusdjijati, R. (2015). Persepsi petani tentang tata niaga tembakau di Kabupaten Temanggung. Prosiding Seminar Nasional & Internasional. https://jurnal.unimus.ac.id/index.php/psn12012010/article/view/1523
Salu, P. S., Ngangi, C. R., & Sondakh, M. F. L. (2018). Persepsi masyarakat petani terhadap tradisi rambu solo di Desa Marinding Kecamatan Mengkendek Kabupaten Tana Toraja. Agri-Sosioekonomi, 14(3), 67–78. https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/jisep/article/view/21535
Sembiring, M. (2019). Persepsi masyarakat terhadap keberlanjutan pelaksanaan tradisi jamu laut di Desa Jaring Halus Kecamatan Secanggang Kabupaten Langkat. Jurnal Penyuluhan Perikanan dan Kelautan, 13(3), 275–285. http://jppik.id/index.php/jppik/article/view/131
Sukmawati, S., Kusmiah, N., & Kandatong, H. (2023). Kajian kearifan lokal petani padi ladang di Desa Ratte Kecamatan Tubbi Taramanu Kabupaten Polewali Mandar. Jurnal Agroterpadu, 2(1), 120–129. https://journal.lppm-unasman.ac.id/index.php/agroterpadu/article/view/3575
Surya, L. D., & Satriyati, E. (2024). Solidaritas sosial petani padi pada tradisi irutan di Desa Kedungmentawar Kecamatan Ngimbang Kabupaten Lamongan. Jurnal Analisa Sosiologi, 13(2). https://jurnal.uns.ac.id/jas/article/view/77310
Tou, S. Y., & Saputri, S. A. (2023). Tradisi Mappamula Ase Baru pada awal panen padi dalam masyarakat Bugis di Desa Rarongkeu Kecamatan Lantari Jaya Kabupaten Bombana. LISANI: Jurnal Kelisanan, Sastra, dan Budaya, 6(2), 95–105. http://journal.fib.uho.ac.id/index.php/lisani/article/view/2477
Published
2026-01-17
How to Cite
Bambang Yoga Pranoto, & Harjito. (2026). TAHAPAN DAN PERSEPSI PETANI TERHADAP TRADISI NGAMBENG PARI DI DESA KEJENE. Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 12(01), 182 - 199. https://doi.org/10.36989/didaktik.v12i01.10958