PEMBELAJARAN BAHASA BALI BERBASIS SATUA “PENGANGON BEBEK” SEBAGAI UPAYA PENANAMAN NILAI MORAL PADA SISWA SEKOLAH DASAR

  • Ida Bagus Yoga Swadnyana Universitas Pendidikan Ganesha Singaraja
  • I Gusti Ngurah Agung Ary Radistiawan Universitas Pendidikan Ganesha Singaraja
  • Kadek Siska Pradnyandari Universitas Pendidikan Ganesha Singaraja
  • Ni Ketut Dela Astari Universitas Pendidikan Ganesha Singaraja
Keywords: Balinese language learning, Satua, Moral values, Elementary School

Abstract

Balinese language learning in elementary schools plays a crucial role in preserving local culture and instilling moral values in students. However, in practice, learning is often less engaging and fails to fully shape students' character. Therefore, contextual and meaningful learning innovations are needed, one of which is through the use of Balinese folktales (satua). This study aims to describe the implementation of Balinese language learning based on the "Pengangon Bebek" (Duck Story) as an effort to instill moral values in elementary school students. The method used is a qualitative descriptive approach, with data collection techniques consisting of literature review and learning observations. The results indicate that the use of the "Pengangon Bebek" (Duck Story) in learning can increase students' interest in learning, facilitate language comprehension, and instill moral values such as responsibility, hard work, and honesty. Thus, satua-based learning can be an effective alternative for integrating cognitive and affective aspects in elementary school students.

References

Afifah, N., & Fitrah, R. (2023). Analisis Nilai Karakter dalam Cerita Rakyat Sebagai Media Pembelajaran Kontekstual. Jurnal Pendidikan Karakter, 13(1), 67–75.

Alwi Al Hadad, M., Rahman, A., & Putri, S. (2025). Integrasi Cerita Rakyat dalam Pembelajaran untuk Meningkatkan Karakter Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Ilmu Pendidikan, 7(2), 134–142.

Angela, P., Andini, S. A., & Rohmah, A. N. (2023). Pengaruh media pembelajaran video cerita bergambar terhadap minat belajar siswa. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(3).

Cahaya, I. M., & Mandalika, I. W. (2023). Implementasi Kegiatan Masatua dalam Pelestarian Budaya Bali di Lingkungan Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Budaya, 8(2), 112–120.

Dewi, N. P. S., Putri, N. L. G. M., & Lestari, N. K. A. (2024). Penggunaan Media Cerita dalam Pembelajaran untuk Meningkatkan Nilai Karakter Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Edukatif: Ilmu Pendidikan, 6(1), 123–130.

Hidayat, A., Suryana, D., & Nuraini. (2020). Peran orang tua dalam meningkatkan karakter anak di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 11(1), 87–96.

Hidayati, N., & Nurhasanah, S. (2022). Penanaman Nilai Karakter Melalui Pembelajaran Berbasis Cerita Pada Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Indonesia, 11(2), 210–218.

Latifah, N., & Sampoerna, A. (2025). Pemanfaatan Cerita Rakyat dalam Pembelajaran Berbasis Karakter di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 10(1), 45–53.

Magdalena, I., Fauzi, M., & Putri, R. (2021). Pengaruh Metode Bercerita Terhadap Peningkatan Pemahaman Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Nusantara, 3(2), 45–52.

Ningsih, S., Siregar, R., & Harahap, D. (2022). Penerapan Metode Role Play Untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 6(4), 6789–6796.

Nurkamila, S., Rahman, A., & Putri, D. (2024). Analisis Cerita Rakyat Sebagai Media Pembelajaran Berbasis Karakter Melalui Pendekatan Kualitatif. Jurnal Pendidikan Dasar, 15(2), 98–106.

Permatasari, D., et al. (2025). Pembelajaran bahasa daerah dalam membentuk karakter siswa. Jurnal Pendidikan Bahasa, 12(1), 45–56.

Pratama, A., Putri, R., & Lestari, S. (2021). Pengaruh penggunaan gadget terhadap minat belajar siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 10(2), 145–153.

Putra, I. M., & Dewi, N. K. (2021). Penggunaan media cerita dalam meningkatkan minat belajar siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 9(2), 112–120.

Rahmawati, D., & Lestari, A. (2022). Analisis Nilai Moral Dalam Cerita Rakyat Sebagai Media Pendidikan Karakter Siswa. Jurnal Cakrawala Pendidikan, 41(3), 567–575.

Rahmawati, D., Hidayah, N., & Anwar, M. (2022). Inovasi media pembelajaran untuk meningkatkan keaktifan siswa. Jurnal Ilmu Pendidikan, 14(1), 55–63.

Ramadani, N. (2025). Efektivitas media cerita bergambar terhadap pemahaman minat baca siswa. Jurnal Inovatif: Penelitian Pendidikan, Agama, dan Kebudayaan, 11(2), 201–214.

Sadliah, S., et al. (2025). Metode bercerita berbasis cerita rakyat dalam pembelajaran bahasa. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 15(1), 78–89.

Salsabilla, A., Rahman, F., & Putri, D. (2024). Nilai-Nilai Karakter dalam Cerita Rakyat Sebagai Media Pembelajaran di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 15(1), 34–42.

Sari, M., & Wardani, K. (2021). Pengaruh Penggunaan Media Cerita Bergambar Terhadap Pemahaman Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 5(6), 6349–6356.

Sari, N., Utami, L., & Kurniawan, A. (2023). Penggunaan media interaktif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Jurnal Pendidikan Dasar, 12(2), 120–130.

Sasimarni, L., Dewi, N. P., & Kurniawan, R. (2024). Studi Pustaka dalam Penelitian Pendidikan Karakter Berbasis Budaya Lokal. Jurnal Ilmiah Pendidikan, 9(1), 55–63.

Widiastuti, N. (2020). Minat siswa terhadap cerita rakyat dalam pembelajaran. Jurnal Literasi Pendidikan, 5(2), 134–142.

Yasa, I. N. (2012). Satua Bali sebagai media pendidikan karakter. Denpasar: Pustaka Bali

Published
2026-05-28
How to Cite
Ida Bagus Yoga Swadnyana, I Gusti Ngurah Agung Ary Radistiawan, Kadek Siska Pradnyandari, & Ni Ketut Dela Astari. (2026). PEMBELAJARAN BAHASA BALI BERBASIS SATUA “PENGANGON BEBEK” SEBAGAI UPAYA PENANAMAN NILAI MORAL PADA SISWA SEKOLAH DASAR. Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 12(02), 167 - 183. https://doi.org/10.36989/didaktik.v12i02.13844