IMPLIKASI KEGIATAN BERMAIN PERAN TERHDAP PERKEMBANGAN SOSIAL-EMOSIONAL ANAK USIA DINI

  • Anggun Dwi Putri Universitas Dehasen Bengjulu
  • Dinda Okta Olipia Universitas Dehasen Bengkulu
  • Sentiya Auliya Universitas Dehasen Bengkulu
  • Ica Imelia Universitas Dehasen Bengkulu
  • Dwi Rulismi Universitas Dehasen Bengkulu
  • Evryeni Jusmadi Universitas Dehasen Bengkulu
  • Henni Mayasari Universitas Dehasen Bengkulu
Keywords: Keywords: role play, social-emotional development, early childhood, early childhood education, learning methods

Abstract

Bermain peran merupakan salah satu metode pembelajaran yang membawa dampak berarti terhadap perkembangan sosial emosional anak usia dini. Kajian ini bertujuan untuk menelaah implikasi kegiatan bermain peran terhadap berbagai aspek perkembangan sosial emosional anak usia 4–6 tahun. Metode yang digunakan adalah studi literatur (library research) dengan mengkaji 25 sumber referensi dari jurnal ilmiah terpilih yang terbit pada tahun-tahun terkini. Hasil telah menunjukkan bahwa kegiatan bermain peran secara konsisten memberikan kontribusi pada peningkatan kemampuan empati, regulasi emosi, kecakapan berinteraksi sosial, pemecahan masalah, serta pembentukan identitas diri anak. Lewat bermain peran, anak belajar melihat situasi dari sudut pandang orang lain, menangani konflik, menjalin hubungan pertemanan, dan mengungkapkan perasaan secara konstruktif. Implikasi pedagogis dari temuan ini menegaskan pentingnya mengintegrasikan bermain peran secara terstruktur ke dalam kurikulum PAUD sebagai wahana pengembangan kompetensi sosial emosional yang menyeluruh. Disimpulkan bahwa bermain peran bukan sekadar aktivitas hiburan, melainkan instrumen pedagogis yang esensial dalam mendukung kematangan sosial emosional anak usia dini.

 

References

Anggraini, D. P., & Nurfadhilah, S. (2022). Pengaruh bermain peran terhadap perkembangan empati dan konsep diri anak usia 5–6 tahun di TK Kota Palembang. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(2), 112–124. https://doi.org/10.21009/JPUD.062.05

Dewi, R. K., & Kurniawan, A. (2021). Implementasi bermain peran dalam meningkatkan kecerdasan emosional anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 234–246. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i1.532

Fitriani, A., & Mulyani, S. (2022). Tantangan perkembangan sosial emosional anak usia dini pasca pandemi COVID-19: Tinjauan literatur. Jurnal Ilmu Pendidikan, 28(1), 45–58. https://doi.org/10.17977/jip.v28i1.14532

Handayani, T. W., & Rahayu, F. (2023). Bermain peran makro dan mikro: Perbedaan dampaknya terhadap perkembangan sosial anak prasekolah. PAUD Lectura: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(2), 78–91. https://doi.org/10.31849/paudlectura.v6i2.9812

Hidayati, N., & Prasetyo, B. (2022). Mekanisme neuropsikologis bermain peran dalam pengembangan empati anak usia dini. Jurnal Psikologi Pendidikan dan Konseling, 8(1), 56–68. https://doi.org/10.26858/jppk.v8i1.22156

Kurniasih, E., & Budiman, H. (2024). Frekuensi bermain peran dan kematangan sosial emosional anak usia dini: Sebuah studi korelasional. Jurnal Pendidikan Anak, 13(1), 28–42. https://doi.org/10.21831/jpa.v13i1.55213

Listiana, A., Permata, R., Kusuma, D., & Wibowo, A. S. (2024). Program bermain peran terstruktur dan dampaknya terhadap kompetensi sosial anak TK: Studi longitudinal di Jakarta. Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen, 17(1), 14–28. https://doi.org/10.24156/jikk.2024.17.1.14

Maharani, L., & Setiawan, D. (2023). Zone of proximal development Vygotsky dalam konteks bermain peran anak usia dini: Sebuah kajian teoretis. Ta’dib: Jurnal Pendidikan Islam, 26(1), 88–102. https://doi.org/10.31958/jt.v26i1.7341

Mulyasa, H. E. (2021). Strategi pembelajaran PAUD. PT Remaja Rosdakarya.

Nurhayati, R., & Suhartono, S. (2023). Peran guru sebagai fasilitator bermain peran dalam pengembangan regulasi emosi anak usia dini. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan, 8(3), 267–279. https://doi.org/10.17977/jptpp.v8i3.16724

Permatasari, I. D., & Hidayah, N. (2022). Analisis kebutuhan pengembangan panduan bermain peran berbasis sosial emosional untuk pendidik PAUD. JECED: Journal of Early Childhood Education and Development, 4(1), 34–47. https://doi.org/10.15642/jeced.v4i1.1654

Prasetiani, D., & Sumarsih, T. (2021). Pengaruh bermain peran terhadap kemampuan komunikasi dan interaksi sosial anak usia 4–5 tahun. Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan dan Pengajaran, 15(2), 88–99. https://doi.org/10.26877/jp3.v15i2.9234

Pramesti, D. A., & Yulianti, R. (2021). Relevansi tema bermain peran terhadap pengembangan pemahaman peran sosial anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha, 9(2), 155–167. https://doi.org/10.23887/paud.v9i2.37812

Rahmawati, Y., Nuraini, S., & Fitriyani, D. (2023). Efektivitas intervensi bermain peran dalam meningkatkan kemampuan empati anak kelompok B. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(1), 445–458. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i1.3456

Santosa, B. A., & Pertiwi, W. (2023). Bermain peran dan kemampuan pemecahan masalah sosial anak prasekolah: Pendekatan eksperimental. Jurnal Penelitian Pendidikan, 23(2), 201–215. https://doi.org/10.17509/jpp.v23i2.51234

Sari, M. R., & Anggraini, P. (2021). Bermain peran sebagai media pengembangan keterampilan sosial dan identitas diri anak usia dini. Jurnal Golden Age, 5(2), 312–325. https://doi.org/10.29408/goldenage.v5i2.3657

Suherman, A., & Rahayu, S. (2024). Eksplorasi identitas melalui bermain peran: Studi kualitatif pada anak TK di Bandung. Jurnal Kependidikan: Penelitian Inovasi Pembelajaran, 8(1), 134–148. https://doi.org/10.21831/jk.v8i1.58923

Susanti, E., & Wahyuni, T. (2023). Bermain peran dan perkembangan empati anak: Sistematik review dari penelitian-penelitian terkini. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 8(1), 67–83. https://doi.org/10.24832/jpnk.v8i1.2234

Sutini, A., Heliani, N., & Setiawati, F. (2021). Pengembangan model bermain peran untuk meningkatkan keterampilan sosial anak usia dini di daerah pedesaan. Jurnal Tunas Siliwangi, 7(1), 1–15. https://doi.org/10.22460/ts.v7i1.2345

Suyadi. (2021). Teori pembelajaran anak usia dini dalam kajian neurosains. PT Remaja Rosdakarya.

Wulandari, A., & Prabowo, E. (2022). Bermain peran makro terhadap regulasi emosi dan pengendalian impuls anak usia 5–6 tahun. AṬĀL: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 5(1), 23–38. https://doi.org/10.36892/atfal.v5i1.672

Yusuf, S., & Sugandhi, N. M. (2021). Perkembangan peserta didik (3rd ed.). PT Raja Grafindo Persada.

Zainal, A., & Permatasari, D. (2023). Bermain peran bertema lingkungan dan dampaknya terhadap perilaku prososial anak TK. EARLY CHILDHOOD: Jurnal Pendidikan, 7(1), 45–58. https://doi.org/10.35568/earlychildhood.v7i1.2987

Zed, M. (2014). Metode penelitian kepustakaan. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Zuhriyah, L., & Fauzia, R. (2024). Pengaruh bermain peran terhadap perkembangan moral dan sosial anak usia dini: Kajian sistematis 2020–2024. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia, 5(1), 101–115. https://doi.org/10.17977/um059v5i1p101-115

Published
2026-05-23
How to Cite
Dwi Putri, A., Dinda Okta Olipia, Sentiya Auliya, Ica Imelia, Dwi Rulismi, Evryeni Jusmadi, & Henni Mayasari. (2026). IMPLIKASI KEGIATAN BERMAIN PERAN TERHDAP PERKEMBANGAN SOSIAL-EMOSIONAL ANAK USIA DINI. Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 12(02), 195 - 203. https://doi.org/10.36989/didaktik.v12i02.13864

Most read articles by the same author(s)