Masalah Penyesuaian Diri pada Remaja dengan Hambatan Perkembangan Fisik dalam Kajian Literatur BK
Abstract
Adolescence is a crucial period marked by various changes, including physical, emotional, and social development. For adolescents who experience physical impairments, the process of adaptation becomes more challenging, as they must cope not only with changes within themselves but also with increasingly complex environmental demands. This study aims to explore how adolescents with physical impairments experience difficulties in adaptation from the perspective of guidance and counseling. The method used is a literature review, examining various sources such as journals, books, and related research findings. The results of this study indicate that adolescents’ ability to adapt is strongly influenced by internal factors, such as self-acceptance and emotional regulation skills, as well as external factors, including support from family and peers. Adolescents with physical impairments often experience low self-confidence, difficulties in social interaction, and a tendency to withdraw from their social environment. However, these conditions are not permanent. With appropriate support and effective guidance and counseling services, these adolescents have a significant opportunity to grow and adapt in a positive way.
References
Bahfiarti, T., et al. (2025). Pola komunikasi interpersonal dalam pembentukan identitas diri remaja penyandang disabilitas. Jurnal Muqoddimah, 9(4), 2369–2374. https://doi.org/10.31604/jim.v9i4.2025.2369-2374
Botha, S. C. B., et al. (2024). Doing difference differently: Identity reconstructions of adults with acquired disabilities. Rehabilitation Psychology, 69(3), 280–289. https://doi.org/10.1037/rep0000541
Febrianti, D. A. (2024). Hubungan dukungan sosial dengan penyesuaian diri penyandang disabilitas daksa [Skripsi, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau]. Repositori UIN Suska. https://repository.uin-suska.ac.id/84051/
Majid, P. H. (2025). Penerimaan diri pada remaja disabilitas fisik pasca kecelakaan [Skripsi, Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang]. Repositori UIN Raden Fatah. http://repository.radenfatah.ac.id/52133/
Romadin, A. (2025). Strategi penyesuaian diri remaja SMK dalam mengatasi berbagai tantangan di masa perkembangan. Jurnal Profesi Kependidikan, 1(1). https://ojs.unm.ac.id/JPK/article/view/73577
Yuhendra, D., & Fitriani, W. (2025). Problema tugas perkembangan remaja pada siswa. TheraEdu: Journal of Therapy and Educational Psychology, 1(1), 28–37. https://doi.org/10.63203/021818000
Abungin, A., dkk. (2026). Hambatan Multidimensi pada Anak dan Remaja dengan Disabilitas: Sebuah Umbrella Review. Jurnal Bimbingan dan Konseling Terapan, 10(1), 45–58.
Anjani, R., & Rahmawati, D. (2022). Dinamika Interaksi Sosial Remaja dengan Disabilitas Fisik. Jurnal Konseling Indonesia, 8(2), 112–120.
Asrori, M. (2007). Psikologi Pendidikan. Bandung: Alfabeta.
Dianto. (2017). Dukungan Sosial dan Penyesuaian Diri Remaja. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 5(1), 40–48.
Fitriani, L., & Mahendra, A. (2022). Efektivitas Layanan Bimbingan Kelompok terhadap Penyesuaian Diri Remaja. Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling, 11(2), 89–97.
Kusdiyati, S., dkk. (2011). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penyesuaian Diri Remaja. Prosiding Seminar Nasional Psikologi, Universitas Muhammadiyah Surakarta, 123–130.
Lestari, P., dkk. (2023). Dampak Hambatan Fisik terhadap Kecemasan Sosial dan Citra Tubuh Remaja. Jurnal Psikologi Perkembangan dan Pendidikan, 9(1), 22–31.
Saputra, H., & Handayani, T. (2025). Isolasi Sosial dan Kompetensi Sosial pada Remaja dengan Kondisi Kronis. Indonesian Journal of Guidance and Counseling, 14(1), 15–25.
Alhumairoh, A. F. (2025). Penyesuaian Diri pada Remaja Putus Sekolah di Desa Srengat. [Skripsi]. UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/61277
Harlina, D. (2021). Hubungan Kematangan Emosi dengan Penyesuaian Diri Remaja. [Skripsi]. Universitas Negeri Padang. http://repository.unp.ac.id/id/eprint/13859
Kusnadi, S. K. (2025). Penerimaan Diri dan Kepercayaan Diri dengan Penyesuaian Sosial pada Remaja Tunarungu (12-18 Tahun). Prosiding SEMAPSI, Universitas Trunojoyo. https://conference.trunojoyo.ac.id/pub/semapsi/article/view/682
Lestari, F. I. (2025). Hubungan antara Kecerdasan Emosi dengan Penyesuaian Diri Siswa/Siswi Pondok Pesantren. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran, 8(1), 2350–2358. https://doi.org/10.31004/jrpp.v8i1.42558
Rahiem, M. D. H., Krauss, S. E., & Ersing, R. (2021). Perceived Consequences of Extended Social Isolation on Mental Well-Being: Narratives from Indonesian University Students during the COVID-19 Pandemic. Sustainability, 13(19), 10489. https://www.socolar.com/Article/Index?aid=100090819427&jid=100000025117
Rizka, E. U., & Jaro'ah, S. (2026). Pengaruh antara Dukungan Sosial Teman Sebaya dan Penyesuaian Diri pada Santri Baru di Pondok Pesantren Surabaya. As-Syar I: Jurnal Bimbingan & Konseling Keluarga, 8(1), 496–506. https://doi.org/10.47467/as.v8i1.11034
Rohmawati, N. R., Riesmiyatiningdyah, Diana, M., & Dewanti, N. (2025). Hubungan Antara Tugas Perkembangan Dengan Stres Pada Remaja di Kabupaten Sidoarjo. NERS: Jurnal Keperawatan, 13(2). https://doi.org/10.33508/ners.v13i2.7625
Yuhendra, D., & Fitriani, W. (2025). Problema Tugas Terkembangan Remaja pada siswa. TheraEdu: Journal of Therapy and Educational Psychology, 1(1), 28–37. https://doi.org/10.63203/02181800











