UPAYA GURU DALAM MEMBIMBING PERILAKU HIPERAKTIF PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN

  • Asna Maulida Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi
  • Sukarno Universitas Islam Negeri Sultah Thaha Saifuddin Jambi
  • Samsu Universitas Islam Negeri Sultah Thaha Saifuddin Jambi
Keywords: Upaya Guru, Membimbing, Perilaku Hiperaktif, ADHD, Anak Usia Dini.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya yang dilakukan guru dalam membimbing dan mengatasi perilaku hiperaktif pada anak usia 5-6 tahun di Taman Kanak-Kanak Islam Terpadu Cahaya Hati Penyengat Rendah Kota Jambi. Masalah perilaku hiperaktif atau yang dikenal dengan istilah Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) menjadi perhatian serius karena dapat mengganggu proses pembelajaran dan interaksi sosial anak. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil analisis, ditemukan bahwa perilaku hiperaktif ditandai dengan kurangnya pemusatan perhatian, impulsivitas, dan aktivitas berlebihan. Upaya yang dilakukan guru meliputi penerapan metode pembelajaran yang bervariasi, penggunaan terapi sederhana seperti Brain Gym, penyusunan program pembelajaran individu, serta penciptaan lingkungan belajar yang kondusif. Selain itu, peran guru sebagai teladan, fasilitator, dan pembimbing sangat krusial. Hambatan yang dihadapi meliputi keterbatasan waktu, jumlah siswa yang banyak, serta kurangnya pemahaman sebagian orang tua. Keberhasilan pembimbingan sangat ditentukan oleh sinergi antara sekolah, guru, dan orang tua.

 

References

Al-Qur’an dan Terjemahannya. (1986). Jakarta: Departemen Agama RI.

Delphie, Bandi. (2009). Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus. Jakarta: Rajawali Pers.

Efendi, Mutiara dkk. (2022). Pola Asuh Terhadap Anak Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD). Jurnal Pelita PAUD, 7(1), 226–235.

Iftitah, Selfi Lailiyatul. (2022). Upaya Guru Dalam Membimbing Anak Hiperaktif Di TK. Jurnal Anak Usia Dini Holistik Integratif (AUDHI), 5(1), 15–22.

Indah, Rina. (2013). Penanganan Anak Hiperaktif di Sekolah Dasar. Jakarta: Indragiri Press.

Lestari, Gita Indriana & Kamala, Izzatin. (2020). Gambaran Perilaku Anak Hiperaktif Pada Siswa Usia Dini. Elementary School: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 7(2).

Moleong, Lexy J. (2012). Metode Penelitian Kualitatif Edisi Revisi. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Mulyadi, Sima & Kresnawaty, Anita. (2020). Manajemen Pembelajaran Inklusi Pada Anak Usia Dini. Bandung: Ksatria Siliwangi.

Putra, Thomas. (2022). Anak ADHD Dan Cara Menanganinya. Yogyakarta: Victory Pustaka Media.

Rafitaka, Anastria, Karini, Suci Murti, & Supratiwi, Mahardika. (2018). Pengaruh Pelatihan Brain Gym Terhadap Peningkatan Kemampuan Konsentrasi Pada Anak ADHD. Jurnal Psikohumanika, 10(2), 1–14.

Rosyad, Abdul. (2022). Model dan Strategi Pembelajaran Anak ADHD. Journal of Innovation Research and Knowledge, 2(3), 591–600.

Safitri, Dewi & Anwar, Sudirman. (2019). Menjadi Guru Profesional. Jakarta: Indragiri Dot Com.

Samsu. (2017). Metode Penelitian: Teori Aplikasi Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, Mixed Method. Jambi: PUSAKA.

Silitonga, Katrina dkk. (2023). Pola Asuh Orang Tua Dalam Penanganan ADHD Pada Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Sosial Dan Humaniora, 2(3).

Undang-Undang RI No. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.

Published
2026-06-11
How to Cite
Asna Maulida, Sukarno, & Samsu. (2026). UPAYA GURU DALAM MEMBIMBING PERILAKU HIPERAKTIF PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN. Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 12(02), 180 - 190. https://doi.org/10.36989/didaktik.v12i02.14467