PROBLEMATIKA PERKEMBANGAN EMOSIONAL REMAJA DITINJAU DARI KOMUNIKASI KELUARGA

  • Ghina Dhiya Zalfa Universitas Negeri Surabaya
  • Intan Nur Aini Universitas Negeri Surabaya
  • Dwi Nur Afrina Universitas Negeri Surabaya
  • Khairunnisa Qudwah Universitas Negeri Surabaya
  • Denok Setyawati Universitas Negeri Surabaya
  • Muhammad Farid Ilhamuddin Universitas Negeri Surabaya
Keywords: Remaja, Perkembangan Emosional, Komunikasi Keluarga

Abstract

Masa remaja merupakan periode transisi kritis yang ditandai dengan fluktuasi emosi dan pencarian identitas, sehingga rentan terhadap berbagai problematika perkembangan emosional jika tidak didukung oleh lingkungan yang kondusif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji problematika perkembangan emosional remaja ditinjau dari peran komunikasi keluarga melalui metode literature review. Dengan menganalisis 8 artikel ilmiah terpilih dari rentang tahun 2022 hingga 2026, ditemukan bahwa pola komunikasi keluarga berpengaruh signifikan terhadap kecerdasan, kematangan, dan regulasi emosi remaja. Hasil kajian menunjukkan bahwa komunikasi yang terbuka, empatik, dan suportif mampu meningkatkan resiliensi serta kestabilan emosi remaja, sementara komunikasi yang tidak efektif seperti pada keluarga disfungsional atau broken home menjadi pemicu utama munculnya kecemasan, depresi, dan kesulitan kontrol diri. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa kualitas interaksi di dalam keluarga merupakan instrumen krusial dalam meminimalisir gangguan mental emosional dan mendukung kematangan psikologis remaja secara optimal.

References

Annisa, S. W., Salsabila, A. A., & Mahmud, A. M. (2024). Perkembangan emosional remaja broken home. PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial Dan Humaniora, 4(1), 709-726.

Astuti, A. M., Probowati, R., & Wicaksono, Y. B. (2024). Hubungan Pola Komunikasi Keluarga Terhadap Kesehatan Mental Pada Remaja Di Era Digital. Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional, 208–215.

Baharuddin, B. (2019). Pentingnya Pola Komunikasi Orang Tua Terhadap Perkembangan Pubertas Remaja. AN-NISA, 12 (1).

Bawono, Y. (2023). Perkembangan Anak & Remaja. Yayasan Pendidikan Cendikia Muslim.

Fajariyah, N., & M, D. A. (2024). Hubungan Peran dan Pola Komunikasi Keluarga. Malahayati Nursing Journal, 6(3), 1037–1050.

Fatimah, R., Sunarti, E., & Hastuti, D. (2020). Tekanan ekonomi, interaksi orang tua-remaja, dan perkembangan sosial emosi remaja. Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen, 13(2), 137-150.

Hastuti, R. Y., & Baiti, E. N. (2019). Hubungan kecerdasan emosional dengan tingkat stress pada remaja. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 8(2), 84-93.

Indari, I., Priasmoro, D. P., & Fatma, E. D. (2021). Prevalensi dan analisis faktor mental emosional remaja pada keluarga broken home. Journal of nursing care and biomoleculer, 6(2), 130-137.

Indriani, P., & Hendriani, W. (2022). Pengaruh Pola Komunikasi Keluarga terhadap Kecerdasan Emosional Remaja Pada Keluarga Single Parent Akibat Perceraian. Buletin Riset Psikologi Dan Kesehatan Mental (BRPKM), 2(1), 512-518.

Martatotu, N. A. H., & Setianingrum, V. M. (2026). Pola Komunikasi Anak Keluarga Disfungsional di Surabaya.The Commercium, 10(1), 484-502.

Salam, L. W., & Purwanto, J. (2025). Dampak Pola Komunikasi Keluarga Terhadap Kematangan Emosional Remaja. Jurnal Fokus Konseling, 11(2), 223–231.

Sanik Waras, I. A. I. G. H. S. (2023). Hubungan Parentingdan Komunikasi Orang Tua Dengan Regulasi Emosiremajapada Siswa Kelas Xi Ips Di Sman 1 Gending. Jurnal Ilmu Kesehatan, 2(nomer 11), 89–97.Sosial Dan Humaniora, 4(1), 709–726.

Wardah Annisa, S., Ade Salsabila, A., & Meylindah Mahmud, A. (2024). Perkembangan Emosional Remaja Broken Home. Jurnal Pendidikan,Sosial Dan Humaniora, 4(1), 709–726.

Published
2026-06-14
How to Cite
Zalfa, G. D., Aini, I. N., Afrina, D. N., Qudwah, K., Setyawati, D., & Ilhamuddin, M. F. (2026). PROBLEMATIKA PERKEMBANGAN EMOSIONAL REMAJA DITINJAU DARI KOMUNIKASI KELUARGA. Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 12(02), 150 - 161. https://doi.org/10.36989/didaktik.v12i02.14816