PENGGUNAAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERBANTUAN MEDIA KONKRET PADA PEMBELAJARAN SISWA KELAS TINGGI DI SDN 138 PALEMBANG

  • Nina Anggraini UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG
  • Arlin Nilam Sharla UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG
  • Dina Kurnia UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG
  • Marhamah UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG
Keywords: Keywords: Problem Based Learning, concrete media, learning, high school students, elementary school.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan model Problem Based Learning (PBL) berbantuan media konkret pada pembelajaran siswa kelas tinggi di SD Negeri 138 Palembang. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang didukung oleh observasi lapangan selama kegiatan Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP). Subjek penelitian terdiri atas guru dan siswa kelas tinggi di SD Negeri 138 Palembang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara sederhana, dokumentasi, dan kajian literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model Problem Based Learning berbantuan media konkret mampu menciptakan pembelajaran yang lebih aktif, interaktif, dan bermakna. Siswa terlihat lebih aktif dalam berdiskusi, bertanya, menyampaikan pendapat, serta bekerja sama dalam kelompok untuk memecahkan masalah yang diberikan. Selain itu, penggunaan media konkret membantu siswa memahami materi dengan lebih mudah melalui observasi langsung terhadap objek yang dipelajari. Meskipun terdapat beberapa kendala, seperti keterbatasan waktu pembelajaran dan persiapan media, penggunaan model Problem Based Learning berbantuan media secara konkret tetap memberikan pengalaman belajar yang positif bagi siswa. Dengan demikian, model ini dapat menjadi salah satu alternatif pembelajaran yang mendukung keterlibatan aktif siswa pada pembelajaran di sekolah dasar.

References

Anitasari, S., dkk. (2023). Peningkatan hasil belajar menggunakan model PBL berbantu media konkret matematika kelas IV SDN Sukorejo. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 9(4), 2499–2510.

Arends, R. I. (2012). Learning to teach (9th ed.). New York: McGraw-Hill.

Arsyad, A. (2016). Media pembelajaran. Jakarta: Rajagrafindo Persada.

Dasna, I. W., dkk. (2022). Pembelajaran berbasis aktivitas untuk meningkatkan keterlibatan siswa. Jurnal Pendidikan, 7(2), 100–108.

Hamalik, O. (2011). Proses belajar mengajar. Jakarta: Bumi Aksara.

Handayani, R. H., & Muhammadi. (2020). Pengaruh model Problem Based Learning terhadap hasil belajar peserta didik dalam pembelajaran tematik terpadu di kelas V SD. e-Jurnal Inovasi Pembelajaran SD, 8(5).

Hosnan, M. (2014). Pendekatan saintifik dan kontekstual dalam pembelajaran abad 21. Bogor: Ghalia Indonesia.

Huda, M. (2014). Model-model pengajaran dan pembelajaran. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Ichsan, A., dkk. (2022). Penerapan model Problem Based Learning dalam pembelajaran sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 6(1), 33–40.

Parwasih, & Warouw. (2020). Model Problem Based Learning dalam pembelajaran sekolah dasar. Jurnal Inovasi Pendidikan, 3(2), 88–95.

Rusman. (2018). Model-model pembelajaran: Mengembangkan profesionalisme guru. Jakarta: Rajagrafindo Persada.

Sanjaya, W. (2009). Strategi pembelajaran berorientasi standar proses pendidikan. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Slameto. (2015). Belajar dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.

Sudjana, N. (2013). Dasar-dasar proses belajar mengajar. Bandung: Sinar Baru Algensindo.

Suciati, dkk. (2022). Penggunaan media pembelajaran untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 7(1), 55–63.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Warsono, & Hariyanto. (2014). Pembelajaran aktif: Teori dan asesmen. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Published
2026-06-16
How to Cite
Anggraini, N., Sharla, A. N., Kurnia, D., & Marhamah. (2026). PENGGUNAAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERBANTUAN MEDIA KONKRET PADA PEMBELAJARAN SISWA KELAS TINGGI DI SDN 138 PALEMBANG. Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 12(02), 150 - 161. https://doi.org/10.36989/didaktik.v12i02.15240