Strategi Guru dalam Mengaktifkan Siswa Pasif pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Berbasis Deep Learning di SMPN 7 Batang Hari Pada Kelas IX

  • Fania Fitri Azkaria Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Jambi
  • Yetri Rahmadani Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Jambi
  • Helty Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Jambi
  • Liza Septa wilyanti Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Jambi
Keywords: deep learning, differentiated instruction, Indonesian language, learning strategies, passive students.

Abstract

This study aims to describe the strategies teachers use to pay attention to students who are not active in learning Indonesian through deep learning-based education at SMPN 7 Batang Hari. This study uses a qualitative approach with a case study design, collecting data through observation, in-depth interviews, and record keeping of information. The research results show that teachers apply group discussion strategies, presentations, question-and-answer sessions, and approaches tailored to students' needs to encourage critical thinking and active engagement. However, student participation is still not even, critical thinking skills remain limited, and the teaching materials are not varied enough to fully motivate students. Therefore, the right learning strategy is very important to help less active students become more involved, one way is through differentiation, which adjusts teaching methods to fit each student's learning style, so it can improve their understanding and involvement in Indonesian language learning in a optimal and sustainable way.

References

Afrilliyan, M., & Sahronih, S. (2022). Pengaruh media pembelajaran audiovisual terhadap
peningkatan belajar siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di SD Budaya.
PERISKOP: Jurnal Sains dan Ilmu Pendidikan, 3(1), 7–13.
https://doi.org/10.58660/periskop.v3i1.24
Cendana, W. (2020). The teacher as a reflective practitioner: A qualitative descriptive case
study of teaching grade 4 in a province of Indonesia. Autentik: Jurnal Pengembangan
Pendidikan Dasar, 4(2), 66–73. https://doi.org/10.36379/autentik.v4i2.66
Cholilah, M., Tatuwo, A. G. P., Rosdiana, S. P., & Fatirul, A. N. (2023). Pengembangan
kurikulum merdeka dalam satuan pendidikan serta implementasi kurikulum merdeka
pada pembelajaran abad 21. Sanskara Pendidikan dan Pengajaran, 1(02), 56-67.
Dewi, N. R., & Trisnawati, I. K. (2021). Implementasi pembelajaran berdiferensiasi dalam
meningkatkan motivasi belajar siswa. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 10(2), 88–
97.
Feri, M. (2025). Penerapan Pembelajaran Mendalam Melalui Joyful, Meaningful, dan Mindful
Learning: Tinjauan Literatur. IBTIDA-Jurnal Kajian Pendidikan Dasar, 5(2), 145-163.
Hamdiah. (2024). Penerapan pembelajaran berdiferensiasi dalam pembelajaran Bahasa
Indonesia di SMP Negeri 27 Makassar. Nuances of Indonesian Language, 2(1), 45–58.
https://jurnal.ppjb-sip.org/index.php/nila/article/view/1055
Helty, Nazurty, Effendi HSB, M. H., & Friscillawulan T. (2025). Analysis of communication
patterns and teachers’ language politeness in improving basic literacy of students in
senior high schools (SMA) in Jambi City. Tarbawi: Jurnal Ilmu Pendidikan, 21(1), 85–
96.
Karma, R. (2023). Problematika pembelajaran bahasa Indonesia SMP Negeri 2 Kolaka.
Dewantara: Jurnal Pendidikan Sosial Humaniora, 2(1), 216–226.
https://doi.org/10.30640/dewantara.v2i1.708
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods
sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Noptario, N., Rizki, N., Nur’aini, N. A., & Ningrum, E. C. (2024). Peran guru dalam kurikulum
merdeka: upaya penguatan keterampilan abad 21 siswa di sekolah dasar. Ideguru: Jurnal
Karya Ilmiah Guru, 9(2), 656-663.
Nurdyansyah, N., & Fahyuni, E. F. (2016). Inovasi model pembelajaran sesuai kurikulum 2013.
Nizamia Learning Center.
Nurhalisa, S., & Sukmawarti. (2022). Penggunaan Media Interaktif Berbantuan Canva
Pada Pembelajaran IPA Materi Siklus Air Dengan Pendekatan Saintifik. Journal of
Education and Social Analysis, 3(1), 37–45. https://pusdikra-
publishing.com/index.php/jesa/article/view/386
Rahayu, A., Nuryani, P., & Riyadi, A. R. (2023). Penerapan scaffolding sebagai upaya
meningkatkan aktivitas belajar matematika siswa. Emasains: Jurnal Edukasi
Matematika dan Sains, 12(1), 44–54. https://doi.org/10.59672/emasains.v12i1.2707
Sanjaya, W. (2016). Strategi pembelajaran berorientasi standar proses pendidikan. Kencana
Prenada Media Group.
Suci, Y. T. (2018). Menelaah teori Vygotsky dan interdepedensi sosial sebagai landasan teori
dalam pelaksanaan pembelajaran kooperatif di sekolah dasar. NATURALISTIC: Jurnal
Kajian Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 3(1), 231–239.
https://doi.org/10.35568/naturalistic.v3i1.269
Tomlinson, C. A. (2014). The differentiated classroom: Responding to the needs of all learners
(2nd ed.). ASCD.
Published
2026-06-28
How to Cite
Fitri Azkaria, F., Rahmadani , Y., Helty, & Liza Septa wilyanti. (2026). Strategi Guru dalam Mengaktifkan Siswa Pasif pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Berbasis Deep Learning di SMPN 7 Batang Hari Pada Kelas IX. Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 12(02), 246 - 263. https://doi.org/10.36989/didaktik.v12i02.15381