PERAN GURU DAN ORANG TUA DALAM MENDUKUNG PERKEMBANGAN ANAK TUNARUNGU DI SLB ABC TPI MEDAN

  • Lesiana Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah
  • Nur hunava Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah
  • Laila Fidia Salam Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah
  • Widya Sari Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah
  • Rahmadani Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah
Keywords: Peran Guru, Orang Tua, Anak Tunarungu, Pendidikan Khusus, SLB

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru dan orang tua dalam mendukung perkembangan anak tunarungu di SLB ABC TPI Medan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa angket yang diberikan kepada guru dan orang tua. Responden dalam penelitian ini terdiri atas guru dan orang tua siswa tunarungu yang terlibat secara langsung dalam proses pendidikan dan pengasuhan anak. Instrumen penelitian menggunakan skala Likert dengan lima alternatif jawaban. Data dianalisis menggunakan teknik statistik deskriptif berupa persentase dan rata-rata skor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru dalam mendukung perkembangan anak tunarungu memperoleh skor rata-rata 4,50 dengan kategori sangat baik. Guru berperan dalam memberikan pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik siswa, menggunakan media visual, menerapkan komunikasi yang efektif, serta memberikan motivasi kepada peserta didik. Sementara itu, peran orang tua memperoleh skor rata-rata 4,15 dengan kategori baik. Orang tua memberikan dukungan melalui pendampingan belajar, pemberian motivasi, perhatian terhadap kebutuhan anak, serta kerja sama dengan pihak sekolah. Temuan penelitian menunjukkan bahwa sinergi antara guru dan orang tua berkontribusi positif terhadap perkembangan kemampuan komunikasi, interaksi sosial, kemandirian, dan kemampuan belajar anak tunarungu. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa guru dan orang tua memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung perkembangan anak tunarungu. Kerja sama yang baik antara sekolah dan keluarga perlu terus ditingkatkan agar perkembangan anak tunarungu dapat berlangsung secara optimal.

References

Aisyah, N., & Sari, D. (2022). Peran guru dalam pembelajaran anak berkebutuhan khusus. Jurnal Pendidikan Khusus, 18(2), 112–120.

Amelia, R., & Putra, H. (2023). Strategi pembelajaran bagi siswa tunarungu di sekolah luar biasa. Jurnal Pendidikan Inklusi, 7(1), 45–55.

Arifin, M., & Rahmawati, E. (2022). Komunikasi guru dan siswa tunarungu dalam proses pembelajaran. Jurnal Pendidikan Khusus Indonesia, 6(2), 67–76.

Dewi, S., & Hasanah, U. (2024). Dukungan keluarga terhadap perkembangan anak berkebutuhan khusus. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 9(1), 23–34.

Fitriani, A., & Rahma, Y. (2023). Penggunaan media visual pada pembelajaran siswa tunarungu. Jurnal Pendidikan Luar Biasa, 12(1), 55–63.

Handayani, T., & Putri, N. (2022). Pendidikan anak tunarungu di sekolah luar biasa. Jurnal Pendidikan Khusus, 17(3), 88–97.

Hidayat, R., & Nurhayati, D. (2023). Peran guru sebagai fasilitator pembelajaran inklusif. Jurnal Pendidikan Indonesia, 4(2), 101–110.

Kurniawati, S., & Fitria, A. (2024). Hubungan keterlibatan orang tua dengan perkembangan sosial anak tunarungu. Jurnal Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus, 8(1), 15–27.

Maulana, D., & Sari, R. (2022). Pengaruh motivasi orang tua terhadap prestasi belajar anak berkebutuhan khusus. Jurnal Pendidikan Dasar, 11(2), 76–84.

Nasution, E., & Lubis, R. (2023). Pendidikan khusus bagi anak tunarungu di Indonesia. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 10(1), 50–61.

Pratama, A., & Wulandari, S. (2023). Komunikasi efektif pada siswa tunarungu. Jurnal Pendidikan Inklusif, 5(2), 40–49.

Rahmawati, D., & Sari, N. (2022). Keterlibatan orang tua dalam pendidikan anak berkebutuhan khusus. Jurnal Pendidikan Dasar, 8(1), 34–45.

Sari, M., & Putri, R. (2024). Peran keluarga dalam perkembangan anak tunarungu. Jurnal Pendidikan Anak, 13(1), 11–20.

Setiawan, H., & Lestari, P. (2023). Pendampingan belajar bagi anak berkebutuhan khusus. Jurnal Pendidikan Inklusi, 6(2), 77–85.

Susanti, R., & Hidayah, N. (2024). Hubungan komunikasi guru dan orang tua terhadap perkembangan siswa tunarungu. Jurnal Pendidikan Khusus, 19(1), 90–102.

Wahyuni, S., & Kurniawan, D. (2022). Peran sekolah dalam mendukung pendidikan anak tunarungu. Jurnal Pendidikan Nusantara, 7(2), 52–60.

Wulandari, T., & Sari, A. (2023). Penggunaan media pembelajaran visual pada siswa berkebutuhan khusus. Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 5(1), 61–70.

Yuliana, R., & Putra, A. (2022). Pendidikan inklusif dan perkembangan anak berkebutuhan khusus. Jurnal Pendidikan Nasional, 4(3), 120–128.

Zahra, N., & Hidayat, M. (2023). Dukungan emosional keluarga terhadap anak tunarungu. Jurnal Psikologi Pendidikan Indonesia, 2(2), 65–74.

Zulkarnain, A., & Ramadhani, F. (2024). Kolaborasi sekolah dan keluarga dalam pendidikan anak berkebutuhan khusus. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan,

Published
2026-06-14
How to Cite
Lesiana, hunava, N., Fidia Salam, L., Widya Sari, & Rahmadani. (2026). PERAN GURU DAN ORANG TUA DALAM MENDUKUNG PERKEMBANGAN ANAK TUNARUNGU DI SLB ABC TPI MEDAN. Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 12(02), 230 - 241. https://doi.org/10.36989/didaktik.v12i02.15766