ANALISIS ETNOSAINS DALAM PROSES PEMBUATAN SEKUBAL LAMPUNG

  • Najwa Tsabita Efendi Pendidikan Biologi, Universitas Lampung
  • Finda Hasna Azizah Pendidikan Biologi, Universitas Lampung
  • Siti Komariatun Aminah Pendidikan Biologi, Universitas Lampung
  • Antika Sari Pendidikan Biologi, Universitas Lampung
  • Maghiza Kurnia Putri Pendidikan Biologi, Universitas Lampung
  • Bunga Aulia Azzahrah Pendidikan Biologi, Universitas Lampung
  • Berti Yolida Pendidikan Biologi, Universitas Lampung
  • Rini Rita T. Marpaung Pendidikan Biologi, Universitas Lampung
Keywords: Ethnoscience, Local Wisdom, Sekubal, Lampung Culture, Science Learning

Abstract

Lampung's traditional food, sekubal, is one form of local wisdom that remains preserved and is closely associated with the cultural identity of the Lampung community. This study aims to analyze the process of making sekubal and identify the scientific concepts contained within it as a source of ethnoscience learning based on local wisdom. The research employed a qualitative method with an ethnoscience approach through observation and semi-structured interviews with sekubal makers. Data were collected by observing each stage of the production process, including the preparation of ingredients, soaking glutinous rice, mixing with coconut milk, wrapping with banana leaves, and cooking. The results indicate that the process of making sekubal contains various scientific concepts, including water absorption through diffusion and osmosis, heat transfer through conduction and convection, starch gelatinization, emulsion formation, and physical changes in food materials. In addition, the production process reflects local wisdom values such as cooperation, togetherness, cultural preservation, and the sustainable use of natural resources. The integration of local knowledge and scientific concepts demonstrates that sekubal has strong potential as a contextual ethnoscience learning resource. Utilizing sekubal in science education can enhance students’ understanding of scientific concepts while fostering appreciation for local culture and supporting cultural preservation efforts.

References

Astuti, N., Hermawati, H., dan Fuadi, N. (2019). Pengaruh Waktu Penyimpanan Terhadap Nilai Suhu, Kelembaban dan Kesegaran Sayuran Pada Kemasan Daun Pisang. JFT: Jurnal Fisika dan Terapannya, 6(2), 147–153.

Hisprastin, Y., Nuwarda, R. F., Farmasi, F., Padjadjaran, U., & Nabati, M. (2018). Review Artikel: Perbedaan Emulsi dan Mikroemulsi pada Minyak Nabati. Farmaka, 16(1), 133–140.

Juliyanto, R. (2022). Analisis Sumber Belajar IPA SMP Bermuatan Stem (Sceince, Technology, Engeneering and Mathematics) Yang Berasis Kearifan Lokal di Kecamatan Jati Agung Kabupaten Lampung Selatan pada Materi Konsep Suhu, Pemuaian dan Kalor.

Merliza, P., Kurniawan, H., & Ralmugiz, U. (2022). Eksplorasi etnomatematika konsep bangun ruang pada kue tradisional Lampung. Math Educa Journal, 6(1), 1-11.

Latamada, P. A., Moussadecq, A., Studi, P., Komunikasi, D., & Desain, F. (2024). Perancangan Buku Ilustrasi Sebagai Media Edukasi Mengenai Kue Tradisional Lampung Untuk Meningkatkan Minat Anak Terhadap Produk Lokal. Jurnal Visual Ideas, 4(2), 122–132.

Lestari, W. Y. (2025). Pemahaman Konsep Sains Melalui Pendekatan Etnosains: Studi Kualitatif pada Pembelajaran IPA di Daerah Terpencil. JURNAL SYNTAX IMPERATIF: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan, 5(6), 1418-1424.

Maharani, S. T., & Muhtar, T. (2022). Implementasi Pembelajaran Berbasis Kearifan Lokal untuk Meningkatkan Karakter Siswa. Jurnal basicedu, 6(4), 5961–5968.

Nabila, R. A., Yerizam, M., & Purnamasari, I. (2023). Laju Perpindahan Panas Konduksi dan Konveksi Pada Pengeringan Pulp Campuran “TKKS” dan Pelepah Pisang dalam Tray Dryer. Jurnal Pendidikan Tambusai 7(3), 24891–24903.

Njatrijani, R. (2018). 3580-10649-3-Pb. Gema Keadilan, 5(September), 16–31.

Priyani, D. A., Moody, S. D., & Yuliana, T. (2019). Karakteristik fisik, kandungan mineral dan cemaran logam tepung komposit (tepung bonggol pisang, ubi jalar, dan kecambah kedelai hitam). Jurnal Triton, 10(2), 21-37.

Sahida, D., Hariyadi, B., Zurweni, Z., Haryanto, H., & Jufinda, A. (2025). Kajian Etnosains “Lemang” Di Kabupaten Kerinci Dalam Pembelajaran Fisika. Edu Research, 6(2), 1010-1019.

Septina, C. H., Liliawati, W., & Sriyati, S. (2024). Kajian Etnosains pada Kuliner Khas Lampung Seruit: Integrasi ke dalam Konsep Biologi SMA. JURNAL BIOTEK: Universitas Islam Negeri Alaudin Makassar, 12 (1), 1–17.

Shalihin, A. dan Hidayanti, J. (2023). Pengaruh Variabel Air, Gula, dan Durasi Perendaman terhadap Hasil Talenta Conference Series Pengaruh Variabel Air, Gula, dan Durasi Perendaman terhadap Metode ANAVA. In Talenta Conference Series: Energy and Engineering (EE), 6(1). 1254-1260. https://doi.org/10.32734/ee.v6i1.1944

Florentina, F. Syamsir, E., Hunaefi, D., & Budijanto, S. (2016). Teknik Gelatinisasi Tepung Beras untuk Menurunkan Penyerapan Minyak Selama Penggorengan Minyak Terendam Gelatinization Technique of Rice Flour to Reduce Oil Uptake during Deep Fat Frying. Agritech: Jurnal Fakultas Teknologi Pertanian UGM, 36(4), 387–393.

Walad, M., Nasri, U., Hakim, M. I., & Zulkifli, M. (2025). Integrasi Nilai-Nilai Kearifan Lokal Dalam Pendidikan Agama: Transformasi Karakter Agama. Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti, 12(1), 265–277.

Published
2026-06-28
How to Cite
Najwa Tsabita Efendi, Hasna Azizah, F., Aminah, S. K., Antika Sari, Maghiza Kurnia Putri, Bunga Aulia Azzahrah, Berti Yolida, & Rini Rita T. Marpaung. (2026). ANALISIS ETNOSAINS DALAM PROSES PEMBUATAN SEKUBAL LAMPUNG . Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 12(02), 235 - 248. https://doi.org/10.36989/didaktik.v12i02.15902