IMPLEMENTASI ASESMEN DIAGNOSTIK DALAM MENGIDENTIFIKASI KEBUTUHAN BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR
Abstract
The implementation of the Merdeka Curriculum has prompted a transformation in the paradigm of educational evaluation, shifting the focus from learning outcomes to learning processes that are centered on students’ needs and characteristics. This study aims to comprehensively examine the implementation of both cognitive and non-cognitive diagnostic assessments in identifying the learning needs of elementary school students during the period from 2021 to 2026. This research employed a Systematic Literature Review (SLR) approach by analyzing relevant scientific publications to map the patterns of diagnostic assessment implementation, identify the challenges faced by teachers, and formulate practical solutions applicable in school settings. The findings indicate that the use of cognitive diagnostic assessments integrated with the Teaching at the Right Level (TaRL) approach, along with non-cognitive assessments focusing on students’ learning characteristics and preferences, effectively supports the optimization of differentiated instruction. However, implementation in practice continues to face several challenges, including limited time allocation, teachers’ insufficient capacity to develop valid and reliable assessment instruments, and inadequate access to continuous professional development opportunities. Based on these findings, this study recommends the development of a digitally integrated assessment ecosystem combined with the strengthening of teacher learning communities as a sustainable strategy to enhance the quality of diagnostic assessment implementation in elementary schools.
References
Ashari, M., Dongka, R. H., Yulianti, A., Ananda, O. T., Fendiyanto, P., Suryan, M. B., Rohmah, L., Ardiansyah, M., Agus, C., & Oktaviana, D. (2026). Platform Digital untuk Pembelajaran Mendalam. CV. Gita Lentera.
Azis, A. C. K., & Lubis, S. K. (2023). Asesmen diagnostik sebagai penilaian pembelajaran dalam kurikulum merdeka di sekolah dasar. Pena Anda: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar, 1(2), 20–29.
Chotimah, C. (2025). Implementasi Asesmen Diagnostik dalam Pembelajaran IPAS Kurikulum Merdeka pada Aspek Penilaian Berpikir Kritis Siswa. Jurnal Didaktika Pendidikan Dasar, 9(1), 89–110.
Erviana, V. Y. (2025). Strategi Inovatif Pembelajaran Diferensiasi: Integrasi STEAM dan Penguatan Guru di Sekolah Dasar. Penerbit K-Media.
Fathin, N., & Safiah, I. (2024). Analisis Asesmen Diagnostik Non-Kognitif dalam Kurikulum Merdeka Kelas IV SD Negeri 1 Lambheu Aceh Besar. Cendikia: Jurnal Pendidikan Dan Pengajaran, 2(3), 428–441.
Imania, R. N., & Susanti, L. Y. (2025). Implementasi Asesmen Diagnostik Kognitif pada Mata Pelajaran IPA Materi Zat dan Perubahannya Kelas VII di MTs Negeri 1 Jember. Jurnal Tadris IPA Indonesia, 5(3), 341–354.
Ichtiarni, E., & Prasetyono, H. (2026). Analisis efektivitas asesmen diagnostik terhadap identifikasi kebutuhan belajar siswa dalam pembelajaran berdiferensiasi IPA SMP. Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research, 4(2), 1855–1864. https://doi.org/10.69693/ijim.v4i2.656
Itriyana, N., Habiburrahman, H., & Marzoan, L. (2026). Implementasi asesmen diagnostik dalam mendukung pembelajaran diferensiasi pada siswa kelas III di SDN 1 Medana Tahun Ajaran 2024/2025. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 12(4.D), 51–61. https://www.jurnal.peneliti.net/index.php/JIWP/article/view/14004
Jannah, M., Maryani, I., & Santosa, A. B. (2025). Kesiapan Guru Sekolah Dasar Dalam Implementasi Asesmen Diagnostik Untuk Mendukung Pembelajaran Berdiferensiasi. Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru, 10(1), 451–459.
Lamere, F. (2025). Guru Hebat di Kelas Inklusif: Keterampilan, Empati dan Inovatif. PT Indonesia Delapan Kreasi Nusa.
Lestari, F. D., & Isdaryanti, B. (2025). Analisis Implementasi Asesmen Diagnostik kognitif dan Non -Kognitif dalam Pembelajaran Berdiferensiasi di SDN Mangkusuman 2 Kota Tegal. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(03), 250–261.
Nadia, E., Marisa, R. S., Wiwinda, Bayan, Z., & Saputra, H. A. (2026). Analisis pembelajaran berbasis asesmen diagnostik dalam mengidentifikasi kebutuhan belajar siswa pada Kurikulum Merdeka di Madrasah Ibtidaiyah. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 4(4), 25078–25084. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i4.6303
Nandini, S., Montessori, M., Suryanef, S., & Fatmariza, F. (2024). Hambatan Guru dalam Pelaksanaan Asesmen Diagnostik pada Pembelajaran PPKn Berdasarkan Kurikulum Merdeka. Journal of Education, Cultural and Politics, 4(2), 333–345.
Ningsih, S., Hamsiah, A., & Asdar. (2025). Pelaksanaan asesmen diagnostik sebagai strategi pemenuhan kebutuhan belajar peserta didik di SMP Negeri 1 Malunda Kabupaten Majene. Bosowa Journal of Education, 5(2). https://doi.org/10.35965/bje.v5i2.5366
Nurhasanah, A., Acesta, A., & Simbolon, M. E. (2023). Analisis kebutuhan pengembangan asesmen diagnostik non kognitif jenjang sekolah dasar. Pedagogi: Jurnal Penelitian Pendidikan, 10(2), 46–54. https://doi.org/10.25134/pedagogi.v10i2.8851
Rustiyana, R. (2025). Strategi Guru dalam Melakukan Asesmen Diagnostik Kognitif dan Non-Kognitif sebagai Dasar Pembelajaran Berdiferensiasi. Kinanti : Jurnal Karya Insan Pendidikan Terpilih, Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Kinanti (Karya Insan Pendidikan Terpilih), 393–401. https://jurnalkinanti.disdikkbb.org/index.php/kinanti/article/view/149/145
Seffi, S. ., & Perseveranda, M. E. . (2025). Tantangan Pelaksanaan Asesmen Diagnostik dalam Implementasi Pembelajaran Berdiferensiasi di SMAN 2 Fatuleu Barat. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 8(4), 3581-3588. https://doi.org/10.54371/jiip.v8i4.7550
Syamsuddin, A. F., Veriani, E., & Latif, R. A. (2024). Implementasi asesmen diagnostik untuk merancang pembelajaran sesuai dengan kebutuhan belajar peserta didik di UPT SPF SD Inpres Hartaco Indah. Global Journal of Edu Center (GELA), 1(4). https://doi.org/10.35458/gela.v1i4.3787
Ulfha, M., Sumarni, W., & Isdaryanti, B. (2025). Asesmen Diagnostik dalam Pembelajaran Berdiferensiasi di Sekolah Dasar: Tinjauan Literatur Sistematik Tahun (2021-2025). Cokroaminoto Journal of Primary Education, 8(3), 1115–1125.
Watu, M. F., Lawe, Y. U., Sayangan,











