UPAYA MENINGKATKAN MOTORIK KASAR SISWA MELALUI PERMAINAN TRADISIONAL DI UPTD SEKOLAH DASAR NEGERI 2 TAMAN NEGERI (SISWA KELAS II)
Abstract
ABSTRACT
This study was motivated by the low gross motor skills of second-grade students at UPTD SD Negeri 2 Taman Negeri, particularly in balance, coordination, agility, strength, and movement accuracy. The study aimed to improve students’ gross motor skills through the implementation of traditional games in Physical Education learning. This research used Classroom Action Research (CAR) based on the Kemmis and McTaggart model, consisting of planning, action, observation, and reflection stages across two cycles. The subjects were 25 second-grade students. Data were collected through observation, gross motor skill tests, and documentation, then analyzed descriptively and inferentially using normality testing and paired sample t-test. The results showed a progressive improvement in students’ gross motor skills. In the pre-cycle stage, the class average was 62.72 with 35% mastery. After the first cycle, the average increased to 72.32 with 80% mastery. In the second cycle, the average reached 79.40 with 100% mastery. The paired sample t-test also showed a significant improvement with p < 0.001. These findings indicate that traditional games are effective, contextual, and enjoyable learning strategies for improving elementary students’ gross motor skills.
Keywords: Gross Motor Skills, Traditional Games, Physical Education, Classroom Action Research
ABSTRAK
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan motorik kasar siswa kelas II UPTD SD Negeri 2 Taman Negeri, terutama pada aspek keseimbangan, koordinasi, kelincahan, kekuatan, dan ketepatan gerak. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik kasar siswa melalui penerapan permainan tradisional dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK). Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 25 siswa kelas II. Data dikumpulkan melalui observasi, tes keterampilan motorik kasar, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif dan inferensial menggunakan uji normalitas serta paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan motorik kasar siswa secara bertahap. Pada pra-siklus, nilai rata-rata siswa sebesar 62,72 dengan ketuntasan 35%. Pada Siklus I, rata-rata meningkat menjadi 72,32 dengan ketuntasan 80%. Pada Siklus II, rata-rata mencapai 79,40 dengan ketuntasan 100%. Hasil uji statistik menunjukkan peningkatan yang signifikan dengan nilai p < 0,001. Dengan demikian, permainan tradisional efektif digunakan sebagai strategi pembelajaran yang kontekstual, menyenangkan, dan mampu meningkatkan kemampuan motorik kasar siswa sekolah dasar.
Kata Kunci: Motorik Kasar, Permainan Tradisional, PJOK, Penelitian Tindakan Kelas.
References
Gallahue, D. L., & Ozmun, J. C. (2012). Understanding motor development: Infants, children, adolescents, adults (7th ed.). McGraw-Hill.
Ilmiah, J., & Pendidikan, M. (2026). Jurnal Ilmiah Mutiara Pendidikan. 4(1), 15–28.
La Ode, A. (2021). Axiology of Gobak Sodor As A Traditional Sport In Indonesia. International Journal of Sport Culture and Science, 9(3), 215–226. https://dergipark.org.tr/en/pub/intjscs/article/853225
Lin, J.-Z., Huang, B.-X., Hsu, T.-M., & Ko, B.-J. (2025). Start smart: Biomechanical differences and training implications of three sprint start techniques. International Journal of Sports Science & Coaching, 0(0). https://doi.org/10.1177/17479541251398765
Ning, H., Wang, Z., Li, R., Zhang, Y., & Mao, L. (2022). A Review on Serious Games for Exercise Rehabilitation. In arXiv. https://arxiv.org/abs/2201.04984
Putri, F., & Zakir, S. (2023a). Mengukur Keberhasilan Evaluasi Pembelajaran : Telaah Evaluasi Formatif Dan Sumatif Dalam Kurikulum Merdeka. 2(4).
Putri, F., & Zakir, S. (2023b). Mengukur Keberhasilan Evaluasi Pembelajaran: Telaah Evaluasi Formatif dan Sumatif dalam Kurikulum Merdeka. Dewantara: Jurnal Pendidikan Sosial Humaniora, 2(4), 172–180. https://doi.org/10.30640/dewantara.v2i4.1783
Putri, L., & Santoso, H. (2021). Efektivitas lima permainan tradisional terhadap motorik kasar siswa SD. Jurnal Pendidikan Dasar, 4(1), 23–34. https://doi.org/10.17509/jpd.v4i1.335
Rahma, D., Yusuf, R., & Ningsih, H. (2025). Pembelajaran berbasis permainan untuk meningkatkan partisipasi aktif siswa SD. Jurnal Inovasi Pendidikan Jasmani, 8(1), 14–26.
Rahmawati, A. (2022). Pengaruh lingkungan dan stimulasi sekolah terhadap kemampuan motorik kasar anak. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 10(2), 45–56. https://doi.org/10.21831/jpaud.v10i2.456
Saputra, R. F., Santi, D., Alvina, R., Hasna, S. N., Rahmawati, A., Melyani, R. N., Pu’adah, M. H. K., & Permana, R. (2025). Persepsi Guru PJOK dan Guru Kelas terhadap Peran PJOK dalam Meningkatkan Kesejahteraan Emosional Siswa. Aksi Nyata: Jurnal Pengabdian Sosial Dan Kemanusiaan, 2(3), 259–275.
Sugiyono. (2023). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Wulandari, E., & Hartono, J. (2024). Peran pendidikan jasmani dalam pembentukan karakter siswa melalui pembelajaran atletik. Jurnal Pendidikan Karakter Dan Olahraga, 4(2), 65–77. https://doi.org/10.30872/jpko.v4i2.55678
Yulisatria, G. (2025). Kombinasi latihan teknik dasar dan pendekatan permainan dalam meningkatkan motivasi dan ketepatan gerak siswa SD. Jurnal Pendidikan Jasmani Dan Olahraga Indonesia, 7(1), 40–52.











