PANCASILA DALAM LINTASAN SEJARAH
Abstract
Tugas penelitian kecil ini mengupas perubahan pemahaman terhadap konsep Pancasila dalam konteks sejarah Indonesia. Seiring berlalunya waktu, Pancasila sebagai fondasi utama negara Indonesia telah mengalami kemajuan yang diperhatikan. Penelitian ini mempunyai tujuan untuk melakukan analisis perubahan dalam pemahaman mengenai nilai-nilai Pancasila, faktor-faktor yang mempengaruhinya, dan konsekuensinya terhadap struktur sosial dan politik di Indonesia. Pendekatan penelitian ini melibatkan pengkajian literatur, analisis dokumen historis, dan interaksi dengan pakar di bidang tersebut. Berdasarkan penelitian, ditemukan bahwa perubahan dalam dinamika sosial, politik, dan budaya Indonesia tercermin dalam perkembangan pemahaman terhadap Pancasila. Perubahan pemahaman ini memiliki dampak penting bagi kebijakan publik dan jati diri bangsa. Penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang bagaimana Pancasila terus berubah dan tetap relevan dalam perjalanan sejarah Indonesia. Terutama dalam penerapannya di dalam kehidupan sehari-hari. Di zaman sekarang Pancasila perlu ditegaskan untuk anak muda atau generasi bangsa, karena nantinya merekalah yang akan membangun dan mengembangkan negara. Hal ini perlu di terapkan agar saat nanti Pancasila selalu berada dalam diri mereka baik itu dalam berperilaku dan bertindak
References
Dewi, S., & Utama, A. S. (1967). Pancasila Sebagai Ideologi Bangsa Indonesia Serta Perkembangan Ideologi Pancasila Pada Masa Orde Lama, Orde Baru Dan Era Reformasi Sandra. 1(69), 5–24. https://osf.io/7y9wn/download/?format=pdf
Jaya, M. A. C. (2012). Implementasi Pancasila Pada Masa Orde Baru. 14.
Lilis Apriliani, S., & Dewi, D. (2021). Menyingkap Perkembangan Pengimplementasian Pancasila dari Masa ke Masa. Journal of Education, Pyschoogy and Counseling, 3(1), 1.
Nugroho, R. H. (2018). Peranan Pancasila Dan Bhineka Tunggal Ika Dalam Menanggulangi Politik Identitas. Prosiding Senaspolhi, 1(1), 96–106. https://publikasiilmiah.unwahas.ac.id/index.php/SENASPOLHI/article/view/2434











