PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SAINTIFIK TERHADAP BERPIKIR KRITIS PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK NEGERI PEMBINA PEMENANG TAHUN 2023
Abstract
Pembelajaran Saintifik merupakan pembelajaran yang berbasis fakta/ kongkrit, dimana dalam pembelajarannya mengasah logika berpikir, merangsang berpikir kritis, menganalisis, mampu mengindentifikasi dan memahami bagaimana memecahkan masalah. Kemampuan berpikir kritis pada anak usia dini sangat penting untuk distimulasi dengan tepat, salah satunya melalui pembelajaran saintifik. Jenis penelitian eksperimen dengan pendekatan kuantitatif menggunakan rancangan eksperimen semu dengan desain penelitian pre-test post-test control group design. Subjek penelitian berjumlah 20 usia 5-6 Tahun dengan masing-masing 10 peserta didik dari kelas B1 (kelas Eksperimen) dan kelas B2 (kelas Kontrol). Metode pengumpulan data dengan cara observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teknik pengujian independent sample t test. Berdasarkan hasil analisis data ada pengaruh model pembelajaran saintifik terhadap bernalar kritis pada anak usia 5-6 tahun di TK Negeri Pembina Pemenang. Hal ini terlihat pada hasil uji hipotesis yang telah dilakukan diperoleh hasil t hitung = 18,932 > t tabel = 0,688 dan diperoleh nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05, yang berarti Ho ditolak dan Ha diterima.
References
Afifah dkk (2022). Pengaruh Model Saintifik terhadap Kemampuan Sosial Anak Pada Lembaga Anak Usia Dini. Journal of Early Childhood Educatio. 5 (3), 2598-2060.
Bermawi, Y., & Fauziah, T. (2016). Penerapan Pendekatan Saintifik dalam Pembelajaran di Sekolah Dasar Aceh Besar. Pesona Dasar (Jurnal Pendidikan Dasar Dan Humaniora), 2(4), 63–71.
Daryanto. (2015). Pendekatan Pembelajaran Saintifik Kurikulum 2013. yogyakarta: Gava Media
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan republik Indonesia. (2014). Standar Nasional Pendidikan Anak Usia Dini. Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia, 13.
Marwiyati, S., & Istiningsih, I. (2020). Pembelajaran Saintifik pada Anak Usia Dini dalam Pengembangan Kreativitas di Taman Kanak-Kanak. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 135. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i1.508
Munastiwi, E. (2016). Implementasi Pendekatan Saintifik pada Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Al Athfal: Jurnal Pendidikan Anak, 1(2). http://ejournal.uinsuka.ac.id/tarbiyah/index.php/alathfal/article/view/1087
Roza, D., Nurhafizah, N., & Yaswinda, Y. (2019). Urgensi Profesionalisme Guru Pendidikan Anak Usia Dini dalam Penyelenggaraan Perlindungan Anak. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.898
Rusman. (2015). Pembelajaran Tematik Terpadu : Teori, Praktik dan Penilaian. https://doi.org/10.1016/j.matdes.2019.107759
Safitri, D. E. H. P. (2023). Analisis Kebutuhan Pengembangan Kompetensi Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Dalam Melaksanakan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Jurnal TAMBORA, 7(1), 297-301.
Sibuea A,. R & Sukma, E. (2021). Analisis Langkah-Langkah Pendekatan Saintifik pada Pembelajaran Tematik Terpadu di Sekolah Dasar Menurut Para Ahli. Journal of Basic Education Studies, volume.4(1), h. 2347.
Suryana, D., & Yolanda, E. (2013). Pendekatan Pembelajaran Saintifik Dalam Kurikulum 2013 Pendidikan Anak Usia Dini. Situs Resmi Universitas Negeri Padang, 1–20
Yunita, H., Meilanie, S. M., & Fahrurrozi, F. (2019). Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis melalui Pendekatan Saintifik. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(2), 425. https://doi.org/10.31004/obsesi.v3i2.228











