IMPLEMENTASI MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DENGAN PENDEKATAN CULTURALLY RESPONSIVE TEACHING (CRT) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA PESERTA DIDIK KELAS IV SDN KERTOBANYON
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar peserta didik kelas IV pada mata pelajaran matematika materi operasi penjumlahan bilangan cacah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya peningkatan hasil belajar peserta didik kelas IV pada mata pelajaran matematika melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL) dengan pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT). Penelitian ini merupakan jenis penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subyek penelitian ini adalah peserta didik kelas IV SDN Kertobanyon Kabupaten Madiun yang berjumlah 13 anak. Data pada penelitian ini diperoleh melalui tes dalam bentuk soal evaluasi yang dikerjakan secara individu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menerapkan model PBL dengan pendekatan CRT dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran matematika materi operasi penjumlahan bilangan cacah. Hasil belajar peserta didik pada pra siklus adalah 54%. Setelah pelaksanaan model PBL dengan pendekatan CRT pada siklus 1 hasil belajar peserta didik meningkat menjadi 77%. Dan pada siklus ke II meningkat lagi 92%. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dengan pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) mampu meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV pada mata pelajaran matematika di SDN Kertobanyon.
References
Gay, (2000). Culturally Responsive Teaching: Theory, Trastice, & Research. New York: Teachers College Press.
Gay, G. (2018). Culturally responsive teaching: Theory, research, and practice. Teachers College Press.
Villegas, A. M., & Lucas, T. (2007). The culturally responsive teacher. Educational Leadership.
Harding-DeKam, J. L. (2014). Defining culturally responsive teaching: The case of mathematics. Cogent Education.
Jurnal :
Fadillah, L. R., & Listiawan, T. (2024). Implementasi Pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) pada Pembelajaran IPA untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik di SMP. Journal of Innovation and Teacher Professionalism, 2(1), 65–73. https://doi.org/10.17977/um084v2i12024p65-73
Hermuttaqien, B. P. F., Aras, L., & Lestari, S. I. (2023). Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa. Kognisi : Jurnal Penelitian Pendidikan Sekolah Dasar, 3, 16–22. https://doi.org/10.59562/progresif.v2i2.30313
Hidayanti, F., Susiani, T. S., & Suryandari, K. C. . (2024). Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) Untuk Meningkatkan Keterampilan Proses dan Hasil Belajar IPA pada Siswa Kelas V SD. Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 12, 371–377.
O’Leary, E. S. (2020). Creating inclusive classrooms by engaging STEM faculty in culturally responsive teaching workshops. International Journal of STEM Education, 7(1). Paizaluddin, & Ermalinda. (2014). Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) Panduan Teoritis dan Praktis. Alfabeta.
Pamungkas, D., Mawardi, M., & Astuti, S. (2019). Peningkatan Keterampilan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Matematika Pada Siswa Kelas 4 Melalui Penerapan Model Problem Based Learning. Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar, 3(2), 212. https://doi.org/10.23887/jisd.v3i2.17774
Pertiwi, M. D., Sahabuddin, E. S., & Latif, R. A. (2022). Penerapan Model PBL untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas VI SDN 3 Bulusan. Pinisi Journal PGSD, 2(1), 298–306.
Prasetyo, H. (2022). Keefektifan Model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL) untuk Pembelajaran di Sekolah Dasar. Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 10(2), 301. https://doi.org/10.20961/jkc.v10i2.65634











