METODE STORYTELLING KISAH NABI AYYUB A.S. UNTUK PENANAMAN NILAI KESABARAN PADA ANAK USIA DINI DI TAMAN KANAK-KANAK DHARMA BAKTI TARANTANG
Abstract
This research is motivated by the observation that several children exhibit impatience. The purpose of this study is to examine the steps of implementing the storytelling method, the ways to instill the value of patience from the story of Prophet Ayyub a.s., and the level of patience in early childhood after the teacher applies this method at Dharma Bakti Tarantang Kindergarten. This study uses descriptive research with a qualitative approach. Data were collected from 2 teachers and 15 students through observation, interviews, and documentation. Data analysis was conducted using data reduction, data presentation, and drawing conclusions.The results indicate that the steps of implementing the storytelling method include selecting the story, praying before telling, arranging the sitting and book position, displaying the book title, narrating the story with appropriate voice intonation, closing the story, and conducting a question-and-answer session. The method instills patience in several aspects: facing challenges (queuing when entering and leaving class), praying and seeking help (before and after activities), mental resilience (not getting angry while completing tasks), waiting during the healing process (taking turns washing and wiping hands), and appreciating Allah’s assistance (waiting for their turn to answer the teacher’s questions).The value of patience after the implementation of storytelling shows significant improvement. On the indicator of queuing when entering and leaving class, 12 children (80%) developed very well (BSB); praying before and after activities, 14 children (93%) BSB; not getting angry during assignments, 11 children (73%) BSB; waiting turns to wash and wipe hands, 12 children (80%) BSB; and waiting turns to answer questions when going home, 11 children (73%) BSB. This demonstrates that storytelling effectively fosters patience in early childhood.
References
Pemahaman Kesabaran Anak melalui Storytelling Nabi Ayyub AS." Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 8(2), 89-104.
Hidayat, R. (2021). Pendidikan Kesabaran pada Anak Usia Dini: Pengaruh terhadap Pengelolaan Emosi dan Kemampuan Menunda Kepuasan. Jurnal Pendidikan Anak, 10(2), 15-18.
Iqbal. (2022). Penanaman nilai karakter melalui storytelling pada anak usia dini di taman kanak-kanak. Skripsi, Universitas Negeri Jakarta.
Ihsan, N. (2024). Kisah Menakjubkan 25 Nabi dan Rasul. Jakarta: Cikal Aksara
Jamilah. (2021). Metodologi Pendidikan: Pendekatan Sistematis dalam Pembelajaran. Yogyakarta: Pustaka Ilmu.
Jailah dkk .(2015). Upaya Meningkatkan Sikap Sabar Menunggu Giliran Melalui Metode Demonstrasi Pada Anak Usia 5-6 Tahun. Jurnal Untan,1(1), 1-10.
Junaidi, A. (2024). Pendidikan Berbasis Bermain pada Anak Usia Dini: Pendekatan untuk Pengembangan Sosial dan Kognitif. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 18(1), 92-95.
Lestari. (2021). Penanaman nilai karakter melalui metode bercerita kisah Nabi dan Rasul pada anak usia dini Skripsi, UIN Mataram.
Munajah, R. (2021).Modul Pedoman Bercerita (Storytelling) Untuk Guru Sekolah Dasar.Jakarta: Universitas Trilogi
Mutmainah. (2024). Penanaman Nilai-Nilai Karakter Anak Usia Dini melalui metode storytelling di RA Rumah Kreatif Wadas Kelir. Skripsi, UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri.
Paputungan, A.S. (2024). Pengaruh Metode Storytelling Dalam Pembelajaran Kisah Nabi Terhadap Religiusitas Siswa Kelas IV SDN Molinow Kecamatan Kotamobagu Barat Kotamobagu Sulawesi Utara. Skripsi.Institut Agama Islam (INSIP) Pemalang.
Putri, A., & Pratama, R. (2022). Pendidikan Anak Usia Dini sebagai Fondasi Utama dalam Perkembangan Anak. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 10(1), 25–35.
Rahman, A. (2021). “Pendidikan Islam Anak Usia Dini Berbasis Kisah Inspiratif.” Jurnal Pendidikan Agama Islam, 6(2), 65-72.
Rahmawati, A. (2023). "Pengembangan Kesabaran sebagai Keterampilan dalam Kehidupan Sehari-hari." Jurnal Psikologi dan Pendidikan, 12(2), 75-85
Rohimah. (2017). Strategi Pembelajaran Kreatif di Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta: Prenadamedia Group.
Rismayanti, (2023). Modul Bercerita. Mataram. Universitas Mataram
Sofyan (2015) Perkembangan Anak Usia Dini Dan Cara Praktis Peningkatannya.Jakarta: Infomedika.
Silaban, dkk. (2023). Pendidikan Karakter Anak Usia Dini: Pengembangan Kesabaran dan Kemandirian Anak. Jakarta: Penerbit Karya Utama.
Siska, Widia (2022). An Analysis Of Speaking Achievement Of Extrovert And Introvert Students At The Second Year Students Of Islamic Early Childhood Education Students Of STINU Sakinah Dharmasraya. Jurnal Eduscience (JES), 9 (3).
Sugiyono, (2019). Metode Penelitian Pendidikan Kualitatif dan Kuantitatif. Bandung: Alfabeta.
Ulfah, F. (2015). Manajemen PAUD: Pengembangan jejaring Kemitraan Belajar. Yogyakarta: Pustaka Belajar.
Yusuf, M. (2024). Kesabaran sebagai Pilar Kehidupan: Perspektif Psikologi dan Spiritualitas. Jakarta: Pustaka Harmoni.
Yusuf, M. (2014). Sabar sebagai Kemampuan Pengendalian Diri dalam Menghadapi Kesulitan. Jurnal Psikologi Pendidikan dan Pengembangan, 4(2), 33-45
Wardah, N. P. 'A. (2021). Analisis Bentuk-Bentuk Sikap Kesabaran dalam Film Jamal Laeli Series (Skripsi tidak diterbitkan). Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, Jakarta.
Wardiah. (2017). Metode Pengembangan Kreativitas Anak Usia Dini. Bandung: Alfabeta.
Wahyuni, R., & Pratama, A. (2024). Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Kepribadian Anak. Bandung: Cipta Edukasi Press.
Zainuddin & Nopriyanti, S (2021). Strategi Penerapan Media Audio Visual Dalam Menanamkan Nilai Kesabaran Pada Anak Usia Dini Di KB Mawar Indah Muara Penimbung Ulu. Jurnal Pendidikan Agama Islam,1(1),77.











