PERAN MANAJEMEN PESERTA DIDIK DALAM PROSES PERKEMBANGAN KEMANDIRIAN SISWA SEKOLAH DASAR
Abstract
Pembentukan kemandirian sejak sekolah dasar merupakan bagian penting dari proses pendidikan, terutama ketika sekolah berupaya menyiapkan peserta didik yang mampu mengatur diri dan bertanggung jawab terhadap tugas-tugasnya. Penelitian ini berfokus pada bagaimana manajemen peserta didik di SD Kanisius Kalasan dijalankan untuk mendukung tumbuhnya kemandirian siswa kelas IV. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi aktivitas sekolah, wawancara dengan guru, serta telaah dokumen pendukung. Temuan penelitian menunjukkan bahwa sekolah telah menata pengelolaan peserta didik secara bertahap, dimulai dari penyusunan aturan kelas dan program pembiasaan sederhana hingga pembagian tugas yang menuntut keterlibatan aktif siswa. Dalam praktiknya, guru tidak hanya memberi instruksi, tetapi juga mendampingi siswa agar terbiasa merencanakan, menyelesaikan, dan mengevaluasi tugasnya sendiri. Berbagai pembiasaan seperti kedisiplinan waktu, kerapian, serta tanggung jawab piket menjadi sarana utama untuk memperkuat kemampuan mengatur diri. Namun, penerapannya tidak selalu berjalan mulus. Perbedaan karakter dan kesiapan siswa, waktu belajar yang relatif singkat, serta dukungan orang tua yang tidak merata membuat sebagian program membutuhkan penyesuaian. Meski begitu, pengelolaan peserta didik yang dilakukan secara konsisten tetap memberikan pengaruh yang terlihat pada perkembangan kemandirian siswa, khususnya pada aspek kedisiplinan dan kemampuan mengambil keputusan sederhana. Secara umum dapat disimpulkan bahwa manajemen peserta didik berperan nyata dalam mendorong tumbuhnya kemandirian siswa, terutama ketika sekolah, guru, dan orang tua dapat bekerja selaras dan saling melengkapi dalam memberikan pembiasaan yang berkelanjutan
References
Astuti. (2021). Manajemen Peserta Didik. 11(2), 133–144.
Pendidikan, J. (2024). Cendikia Cendikia. 2(3), 454–474.
Siti, O. :, & Wakhidah, A. (2019). Pendidikan Karakter Kemandirian Pada Pembelajaran Pjok Di Kelas Rendah Sd Sawit Kabupaten Bantul Self-Reliance Character in Pe Learning Within Lower Class Students of Sawit Elementary School of Bantul Regency. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Edisi, 17, 2019.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, R&D.
Wijayanti, A., Nugrahanta, G. A., & Kurniastuti, I. (2021). Pengembangan Modul dengan Lima Permainan Tradisional Guna Mempertajam Hati Nurani Anak Usia 9-12 Tahun. Jurnal Bidang Pendidikan Dasar, 5(2), 90–103. https://doi.org/10.21067/jbpd.v5i2.5280
Yasin, F. (2011). Penumbuhan Kedisiplinan Sebagai Pembentukan Karakter Peserta Didik di Madrasah [Growing Discipline as Character Building for Students in Madrasas]. El Hikmah Fakultas Tarbiyah UIN Maliki Malang, IX(1), 123–138.
Yulanda Riska, Indri Astuti, S. (2009). Peranan Guru dalam Mengembangkan Perilaku Kemandirian Pada Anak Usia 5-6 Tahun di TK AL--Mumtaz pontianak Kota.











