Pembelajaran Mengidentifikasi Unsur Instrinsik Cerpen Guru Karya Putu Wijaya dengan Metode Information Search pada Peserta Didik kelas XI SMK Plus Al-Azhar

  • Ressa Ayu Silvia Universitas Mandiri
  • Irpan Maulana stkip subang
Keywords: Metode Pembelajaran Information Search, Mengidentifikasi, Unsur- unsur intrinsik cerpen

Abstract

Pembelajaran Mengidentifikasi Unsur Instrinsik Cerpen Guru Karya Putu Wijaya dengan Metode Information Search pada Peserta didik Kelas XI SMK Plus AL- Azhar. Penelitian ini dilatar belakangi oleh hasil wawancara yang dilakukan  peneliti kepada guru bahasa Indonesia di SMK Plus Al-Azhar dari jumlah peserta didik kelas XI sebanyak 165 hanya 50 peserta didik (30%) yang mencapai kriteria ketuntasan minimal (KKM) pada pembelajaran mengidentifikasi cerpen sedangkan sisanya yang berjumlah 115 (70%) belum mencapai nilai kriteria ketuntasan minimal (KKM). Hal itu berdasarkan model pembelajaran digunakan pada pembelajaran kurang efektif sehingga peserta didik tidak mempunyai minat untuk belajar mengidentifikasi cerpen. Adapun rumusan masalah pada penelitian ini yaitu: (1) Bagaimana pembelajaran mengidentifikasi unsur intrinsik cerpen Guru karya Putu Wijaya pada peserta didik kelas XI SMK Plus Al-Azhar sebelum menggunakan metode Information Search? (2) Bagaimana pembelajaran mengidentifikasi unsur intrinsik cerpen Guru karya Putu Wijaya pada peserta didik kelas XI SMK Plus Al-Azhar sesudah menggunakan metode Information Search?

(3) Apakah terdapat pengaruh metode Information Search terhadap pembelajaran mengidentfikasi cerpen pada peserta didik kelas XI SMK Plus Al-Azhar?. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen, dengan metode Pre- Eksperimental, desain berbentuk Design-OneGroup Pretest-Posttest. Populasi penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas XI SMK Al-Azhar. Teknik pengambilan sample adalah purposive sampling, hasilnya ditetapkan kelas XI OTKP II sebagai kelas eksperimen. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa hasil wawancara kepada guru bahasa Indonesia dan tes. Untuk tes yaitu pretest dan posttest mengidentifikasi unsur-unsur intrinsik cerpen. Validitas berupa validitas isi yaitu dengan menggunakan expert judgement. Uji prasyarat analisis berupa uji normalitas, uji homogenitas, uji hipotesis dan N-Gain. Pengujian yang dilakukan dengan bantuan program SPSS 23 menunjukkan data pretest dan posttest berdistribusi normal dan homogen. Untuk pengujian hipotesis menggunakan  Uji  Paired  Sample  T-test.  Untuk  menghitung  peningkatan   nilai pretest  dan  posttest  menggunakan  rumus  N-Gain.  Berdasarkan  analisis dapat diketahui nilai rata-rata pretest sebesar 35,05 dan rata-rata posttest sebesar 77,14. dalam pengujian hipotesis bahwa nilai signifikasi (sig. 2tailed) 000 < 0,05 dengan demikian nilai Ha diterima. Dengan deskripsi terdapat pengaruh metode Information Search terhadap pembelajaran mengidentifikasi cerpen pada peserta didik kelas XI SMK Plus Al-Azhar.

References

Aminuddin. (2015). Apresiasi Karya Sastra. Bandung: Penerbit Sinar Baru Algesindo.

Arikunto, Suharsimi. (2006). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Dimyati, Mudjiona. (2013). Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta.

Kemendikbud. (2017). Bahasa Indonesia Kelas XI SMA/MA/SMK. Jakarta: Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan

Mulyasa, E. (2004). Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK), Konsep, Karakteristik, dan Implementasi. Bandung: Remaja Rosdakarya

Nurgiyantoro, Burhan. (2013). Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gadjah Mas University Press.

Nurgiyantoro, Burhan. (2014). Penilaian Pembelajaran Bahasa Berbasis Kompetensi. Yogyakarta: BPFE- Yogyakarta

Siberman, Melvin. (2019). Active Learning (101 Cara Belajar Peserta didik Aktif). Bandung: Penerbit Nuansa Cenderia.

Stanton, Robert. (2012). Teori Fiksi Robert Stanton. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Penerbit Alfabeta

Published
2022-05-30