SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW: EFEKTIVITAS METODE BERCERITA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SD UNTUK PENGUATAN LITERASI SISWA

  • Putri Hana Pebriana Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
  • Fadila Gunizal Putri Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
  • Annisa Rizki Yanti Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
  • Aisyah Purnama Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
  • Angela Maulidta Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
  • Nur Alfi Zahri Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
  • Gema Rezki Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
  • Nabila Putri Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Keywords: Metode Bercerita, Literasi, Bahasa Indonesia, Sekolah Dasar, Systematic Literature Review

Abstract

Literasi dasar merupakan fondasi utama sistem pendidikan yang menghadapi tantangan kompleks di era pascapandemi tahun 2025. Penurunan kemampuan pemahaman mendalam (deep reading) dan kejenuhan siswa terhadap metode pembelajaran konvensional menuntut adanya inovasi pedagogis yang adaptif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas metode bercerita (storytelling) dalam pembelajaran Bahasa Indonesia untuk penguatan literasi siswa Sekolah Dasar (SD). Metode penelitian yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan protokol PRISMA. Analisis dilakukan terhadap 10 artikel ilmiah terpilih dari database Google Scholar, Garuda, SINTA, dan ERIC dalam rentang waktu 2021 hingga 2025. Hasil sintesis data menunjukkan tiga temuan utama: (1) Integrasi teknologi melalui digital storytelling dan Augmented Reality (AR) secara signifikan meningkatkan retensi memori dan kosakata siswa hingga 28%; (2) Media konvensional seperti boneka tangan dan cerita rakyat tetap efektif dalam membangun karakter dan minat baca pada siswa kelas rendah (Fase A); serta (3) Teknik bercerita mampu menyeimbangkan keterampilan reseptif (menyimak) dan produktif (berbicara/retelling). Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa metode bercerita, baik secara digital maupun konvensional, merupakan instrumen fleksibel yang efektif untuk meningkatkan keterlibatan emosional dan pencapaian literasi komprehensif di tingkat sekolah dasar.

References

Ahmad, Z., & Lestari, P. (2021). Digital Storytelling dalam Meningkatkan Kemampuan Menyimak Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 7(1), 45-58.

Hidayat, A., & Setyaningsih, R. (2022). Peningkatan Keterampilan Menyimak melalui Metode Storytelling Berbantuan Media Boneka Tangan pada Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 6(3), 4567–4575. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i3.2874

Hidayat, R. (2021). Peningkatan Kelancaran Membaca dan Pemahaman Intonasi melalui Teknik Read Aloud. Jurnal Pendidikan Dasar. [Penelitian Tindakan Kelas].

Kemendikbudristek. (2022). Panduan Pembelajaran dan Asesmen Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Menengah. Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan.

Mulyani, S. (2025). Efektivitas Literasi Visual dan Kemampuan Merangkum Teks Fiksi melalui Video Animasi. Jurnal Inovasi Pembelajaran. [Eksperimen].

Mulyati, T. (2023). Literasi Bahasa Indonesia di SD: Strategi dan Implementasi Metode Bercerita dalam Kurikulum Merdeka. Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar, 7(2), 210–220.

Nurjanah, S. (2024). Efektivitas Metode Bercerita terhadap Kemampuan Berbicara Siswa Kelas Rendah: Sebuah Studi Meta-Analisis. Jurnal Pendidikan Bahasa, 13(1), 88–102.

Pradana, Y. (2021). Atribusi Literasi Digital dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 10(1), 15–28.

Pratama, A. (2023). Penggunaan Podcast dan Audio Story dalam Melatih Daya Konsentrasi dan Imajinasi Auditori Siswa. Jurnal Teknologi Informasi dan Pendidikan.

Pratama, W. G., & Hasanah, U. (2021). Digital Storytelling: Inovasi Pembelajaran Bahasa Indonesia di Era Revolusi Industri 4.0. Jurnal Teknologi Pendidikan, 23(2), 145–160.

Putri, A. R. (2024). Penggunaan Media Augmented Reality dalam Storytelling untuk Penguatan Literasi Digital di SD. Jurnal Teknologi Pendidikan Modern, 12(2), 112-125.

Ramadhan, T., dkk. (2023). Meta-Analisis Pengaruh Metode Bercerita terhadap Minat Baca Siswa Fase A. Indonesian Journal of Primary Education, 7(3), 201-215.

Sari, C. P. (2021). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Rendahnya Kemampuan Literasi Siswa Kelas IV di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 12(1), 1–12.

Sari, D. P., dkk. (2022). Pengaruh Buku Cerita Bergambar terhadap Kemampuan Menceritakan Kembali (Retelling) Isi Bacaan. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra.

Suryani, I. (2022). Implementasi Kurikulum Merdeka: Transformasi Literasi melalui Pendekatan Naratif. Jurnal Pedagogi Indonesia, 10(1), 15-29.

Triandini, E., Jayanatha, S., Indrawan, A., Werthi, G. W., & Iswara, I. B. (2022). Metode Systematic Literature Review untuk Penggalangan Sumber Daya Pendidikan. Jurnal Teknologi Informasi dan Sistem Informasi, 9(2), 121–135.

Utami, N. (2024). Wayang Kartun sebagai Media Visual Tradisional-Modern untuk Menarik Minat Baca Siswa. Jurnal Kajian Budaya dan Pendidikan.

Wicaksono, B. (2025). Trend Literasi Nasional 2025: Tantangan dan Inovasi Pedagogis di Era Pasca-Pandemi. Buletin Pendidikan Nasional, 15(1), 5-18.

Wijaya, A. S. (2025). Pemanfaatan Platform Digital dalam Metode Bercerita untuk Meningkatkan Retensi Membaca Siswa SD. Jurnal Inovasi Pembelajaran, 11(1), 34–49.

Published
2026-01-31
How to Cite
Putri Hana Pebriana, Fadila Gunizal Putri, Annisa Rizki Yanti, Aisyah Purnama, Angela Maulidta, Nur Alfi Zahri, Gema Rezki, & Nabila Putri. (2026). SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW: EFEKTIVITAS METODE BERCERITA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SD UNTUK PENGUATAN LITERASI SISWA. Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 12(01), 165 - 177. https://doi.org/10.36989/didaktik.v12i01.11614

Most read articles by the same author(s)