PENGARUH PROFESIONALISME TENAGA PENDIDIK TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA
Abstract
Profesionalisme tenaga pendidik merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan motivasi belajar siswa. Tenaga pendidik yang profesional mampu menciptakan lingkungan pembelajaran yang efektif, menerapkan strategi pembelajaran yang tepat, serta membangun hubungan positif dengan peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh profesionalisme tenaga pendidik terhadap motivasi belajar siswa. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi kepustakaan melalui kajian berbagai jurnal ilmiah, buku, dan dokumen pendidikan yang berkaitan dengan profesionalisme guru dan motivasi belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profesionalisme tenaga pendidik memiliki pengaruh yang signifikan terhadap motivasi belajar siswa. Guru yang memiliki kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian mampu mendorong siswa menjadi lebih aktif, disiplin, bersemangat, serta bertanggung jawab dalam proses pembelajaran. Selain itu, interaksi positif antara guru dan siswa turut berkontribusi dalam meningkatkan motivasi belajar intrinsik maupun ekstrinsik. Oleh karena itu, penguatan profesionalisme tenaga pendidik perlu terus dilakukan guna meningkatkan kualitas pendidikan dan hasil belajar siswa.
References
Djamarah, S. B. (2020). Guru dan anak didik dalam interaksi edukatif. Rineka Cipta.
Hamalik, O. (2021). Proses belajar mengajar. Bumi Aksara.
Kurniawan, A., Setiawan, D., & Lestari, N. (2023). Pengaruh kompetensi profesional guru terhadap motivasi belajar siswa sekolah menengah. Jurnal Pendidikan Modern, 11(2), 88–98.
Lestari, D., & Putra, H. (2022). Studi kepustakaan dalam penelitian pendidikan kontemporer. Jurnal Ilmu Pendidikan Indonesia, 8(1), 44–53.
Maulana, R., Firmansyah, D., & Hidayat, M. (2022). Kompetensi sosial guru dan hubungannya dengan motivasi belajar siswa. Jurnal Pendidikan Nasional, 9(3), 121–132.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2019). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4th ed.). Sage Publications.
Mulyasa, E. (2022). Standar kompetensi dan sertifikasi guru. Remaja Rosdakarya.
Nugraha, F., Sari, P., & Wulandari, T. (2023). Pendekatan deskriptif kualitatif dalam penelitian pendidikan. Jurnal Kajian Pendidikan, 12(1), 75–86.
Rahman, A., & Fitriani, S. (2021). Hubungan interpersonal guru dan siswa terhadap motivasi belajar peserta didik. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 10(2), 110–120.
Saputra, E., & Handayani, R. (2022). Profesionalisme guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa di sekolah menengah. Jurnal Edukasi Indonesia, 7(2), 56–67.
Siregar, M., Harahap, D., & Lubis, A. (2024). Profesionalisme guru dan pengaruhnya terhadap motivasi intrinsik peserta didik. Jurnal Pendidikan Karakter Indonesia, 14(1), 33–45.
Sugiyono. (2022). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif dan R&D. Alfabeta.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.
Uno, H. B. (2021). Teori motivasi dan pengukurannya. Bumi Aksara.
Wibowo, A., & Pratiwi, N. (2023). Kompetensi pedagogik guru dan motivasi belajar siswa pada pembelajaran abad ke-21. Jurnal Pendidikan Nusantara, 12(3), 145–156.
Yuliana, R., & Sari, D. (2024). Inovasi pembelajaran guru profesional dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Jurnal Pendidikan Indonesia, 15(2), 101–113.
Zed, M. (2020). Metode penelitian kepustakaan. Yayasan Obor Indonesia.











