Implementasi Model Pembelajaran RADEC Berbasis Etnopedagogi untuk Meningkatkan Keterampilan Membaca Pemahaman Peserta Didik Kelas IV SDIT Adzkia 2 Padang
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi model pembelajaran RADEC (Read, Answer, Discuss, Explain, Create) berbasis etnopedagogi dalam meningkatkan keterampilan membaca pemahaman peserta didik kelas IV SDIT Adzkia 2 Padang. Latar belakang penelitian ini didasari rendahnya kemampuan membaca pemahaman peserta didik, di mana hasil pretest menunjukkan hanya 31% peserta didik yang tuntas, sementara 69% belum mencapai kriteria ketuntasan. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model spiral Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian berjumlah 26 peserta didik, terdiri dari 12 laki-laki dan 14 perempuan. Instrumen penelitian meliputi lembar observasi aktivitas pendidik dan peserta didik, penilaian modul ajar, serta tes keterampilan membaca pemahaman yang mencakup tahap pra baca, saat baca, dan pasca baca. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada setiap siklus. Pada siklus I pertemuan pertama, keterampilan membaca peserta didik berada pada kategori cukup dengan ketuntasan 35%, meningkat menjadi 73% pada pertemuan kedua setelah dilakukan perbaikan. Pada siklus II pertemuan pertama, keterampilan membaca mencapai kategori amat baik dengan ketuntasan 88%, didukung aktivitas pendidik dan peserta didik yang lebih aktif serta produk kreatif yang lebih variatif. Dengan demikian, penerapan model RADEC berbasis etnopedagogi terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan membaca pemahaman sekaligus menanamkan nilai budaya lokal kepada peserta didik. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan model pembelajaran RADEC berbasis etnopedagogi sebagai alternatif strategi pembelajaran inovatif di sekolah dasar.
References
Arikunto, S. (2013). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Dalman. (2016). Keterampilan Membaca. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.
Hidayat, R. (2021). Implementasi pendekatan etnopedagogi dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 21(2), 145–158.
Kemendikbud. (2014). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 79 Tahun 2014 tentang Muatan Lokal pada Kurikulum 2013. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Kunandar. (2016). Langkah Mudah Penelitian Tindakan Kelas sebagai Pengembangan Profesi Guru. Jakarta: Rajawali Pers.
OECD. (2019). PISA 2018 Results (Volume I): What Students Know and Can Do. Paris: OECD Publishing.
Sopandi, W. (2019). Pembelajaran RADEC untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa sekolah dasar. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 6(1), 15–27
Sopandi, W., & Pratama, Y. A. (2020). RADEC learning model (Read–Answer–Discuss–Explain–Create): An alternative to improve critical thinking skills. Journal of Physics: Conference Series, 1521(042040), 1–6.
Suherman, A. (2022). Integrasi kearifan lokal dalam literasi membaca siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Karakter, 12(1), 89–102.
Sutrisno. (2020). Membaca berbasis kearifan lokal sebagai strategi pelestarian budaya. Jurnal Literasi dan Pendidikan, 8(1), 55–63.
Sutrisno. (2020). Peran literasi berbasis budaya dalam pembentukan karakter siswa. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 5(2), 211–223.
Suyanto. (2018). Pendidikan berbasis etnopedagogi dalam perspektif kebudayaan lokal. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 3(2), 45–56.
Tarigan, H. G. (2017). Membaca sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa. Bandung: Angkasa.
Zubaedi. (2011). Pendidikan Berbasis Masyarakat: Alternatif Strategi Pendidikan untuk Pemberdayaan Masyarakat. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.











