REVITALISASI BATIK GAMBO SEBAGAI WARISAN BUDAYA MUSI BANYUASIN MELALUI PEMANFAATAN LIMBAH GAMBIR
Abstract
This study aims to synthesize key findings regarding the potential and urgency of revitalizing Gambo Batik in Musi Banyuasin (Muba) through the integration of gambier waste utilization as a natural dye. Gambo Batik, which faces challenges in dyeing sustainability and market competitiveness, can gain competitive advantage and authentic value through this circular economy approach. Based on literature analysis related to the advantages of tannin dyes in gambier waste, the challenges of preserving Gambo Batik, and the waste-based creative economy development model, this review concludes that the utilization of gambier waste is a strategic solution. This solution not only offers ecological sustainability and strengthening cultural identity, but also opens new opportunities for the economic well-being of Muba artisans by converting waste costs into product added value.
References
Chotibah, A., Yulina, B., Apriyanty, D., Dewata, E., & Mandiangan, P. (2022, February). The Innovation of South Sumatera Traditional Batik E-Commerce Applications. In 5th FIRST T3 2021 International Conference (FIRST-T3 2021) (pp. 1-6). Atlantis Press.
Fuadiyah, M., Anriska, R. A., Syarifuddin, & Irwanto, D. (2022). Batik Gambo: Sebagai Ciri Khas Budaya Material Dari Sekayu. Danadyaksa Historica, 1-10.
Haryanti, L., Inderawati, R., & Eryansyah, E. (2020). Descriptive Reading Material: Sekayu Local Culture.
Hertati, L., Feri, I., Puspitawati, L., Gantino, R., & Ilyas, M. (2021). Pengembangan UMKM unggulan Gambo Muba produk lokal guna menopang perekonomian rakyat akibat COVID-19. Indonesia Berdaya, 2(1), 55-68.
Muli, R., Irsan, C., & Suheryanto, S. (2016). Komunitas Arthropoda Tanah Di Kawasan Sumur Minyak Bumi Di Desa Mangunjaya, Kecamatan Babat Toman, Kabupaten Musi Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan. Jurnal Ilmu Lingkungan, 13(1), 1-64.
Nadiroh, N., & Hasanah, U. (2021). Pola Batik Jumputan dengan Ecoprinting dalam Penguatan Kapasitas Pada Buruh Migran Indonesia di Taiwan Melalui Media Sosial. Jurnal PERDULI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 2(01), 12-26.
Naufa, H., & Asiatun, K. (2021). Pengembangan Modul Pembuatan Batik Sasirangan Pada Mata Pelajaran Prakarya Dan Kewirausahaan Aspek Kerajinan. Prosiding Pendidikan Teknik Boga Busana, 16(1).
Oktanedi, A., Hendarso, Y., & Septawan, A. (2023). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Kerajinan Batik Jumputan Gambo di Desa Toman Kecamatan Babat Toman Kabupaten Musi Banyuasin. Jurnal Penelitian dan Pengabdian, 142-152.
Purwanto, M. B. (2022). Pengembangankainkhaskabupatenmusi Banyuasinsebagai Upaya Untuk Meningkatkan Ekonomi Lokal. Jurnal Wisata Darussalam, 43.
Rum, Y., Sido, B., Jumputan, R. U. M., Hadi, D. P., Penelitian, L., Pengabdian, D. A. N., & Yogyakarta, A. (2016). Batik Dan Jumputan Di Yogyakarta ( Studi Kasus Evaluasi Perencanaan Bisnis UMKM Perempuan Batik dan.diakses 16 juni 2021.
Sanita, M., Kurniawan, I., & Elvandari, E. (2024). Proses Pembuatan Batik Gambo Di Desa Toman . Jurnal Pendidikan Seni & Seni Budaya, 125-133.
Sidik, M., & Apriani, S. (2020). Prospek Pengembangan Getah Gambir (Uncaria Gambir) Sebagai Komoditi Ekspor Di Desa Toman Kecamatan Babat Toman Kabupaten Musi Banyuasin. Societa: Jurnal IlmuIlmu Agribisnis, 8 (2), 142-151.
Shomad, M., Safitri, S., & Sair, A. (2017). Perkembangan Kehidupan SosialEkonomi dan Budaya Petani Gambir di Desa Toman Kecamatan Babat Toman Kabupaten Musi BanyuasinTahun1990-2015Criksetra:JurnalPendidikan2015,30–31.https://ejournal.unsri.ac.id/index.php/criksetra/article/view/5320. diakses 18 juni 2021.
Setiyawati, S. (2024). Literature Review: Pola Asuh Orang Tua. Prosiding Seminar Nasional 2024, 537–549.











