ANALISIS KESULITAN BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA DIKELAS III SD NEGERI MANNURUKI

  • Nur Arliani.M Universitas Muhammadiyah Makassar
  • Muhajir Universitas Muhammadiyah Makassar
  • Try Gustaf Said Universitas Muhammadiyah Makassar
Keywords: Learning Difficulties, Pancasila Education, Elementary School Students, Internal and External Factors.

Abstract

This study aims to analyze the factors causing learning difficulties among students in the Pancasila education subject in the third grade of SD Negeri Mannuruki, Makassar. The research method used is descriptive qualitative with data collection techniques through direct observation and in-depth interviews with teachers and students. The results of the study show that students' learning difficulties are not singular but rather an accumulation of internal and external factors. Cognitively, students experience difficulties in understanding abstract terms in Pancasila. Meanwhile, behaviorally, there is a tendency for students to evade tasks through 'stubborn' attitudes or lack of focus due to an inability to understand instructions. The dominant internal factors include low concentration, abstract material that is far from the children's reality, and emotional health issues in the form of feelings of inferiority. The external factors are triggered by a lack of learning support at home due to the busyness of parents and the influence of uncontrolled gadget use. The findings of this study indicate a negative correlation between student behavior and academic achievement, where a lack of focus directly hinders optimal material absorption

References

Abdurrahman Mulyono (2012). Anak Berkesulitan Belajar. Jakarta: Rineka Cipta.

Agus, Suprijono, (2012). Metode dan Evaluasi Pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Ahmad, Susanto. (2016). Teori Belajar dan Pembelajaran di Sekolah Dasar. Jakarta: Prenadamedia Group.

Dalyono,M. (2012). Psikologi Pendidikan. Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Hamalik Oemar. (2013). Kurikulum dan Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara.

Hamalik, Oemar. (2014). Proses Belajar Mengajar. Jakarta: PT. Bumi Aksara.

Hubermen, M. (1984). Analisis Data Kualitatif. Jurnal Pendidikan dan Pengajaran, Vol. 3 No 2.

Iman, Mujhiru lM.Pd.,dkk.(2024).Diagnosis Kesulitan Belajar. Malang: PT. Leterasi Nusantara Abadi Grup. K-Media.

Mahanani, P. (2009). pengaruh faktor-faktor kesulitan belajar terhadap prestasi belajar. Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 4 No.2.

Melinda, Tika, Beny Dwi Lukitoaji.(2024). “Analisis Kesulitan Belajar Siswa pada Muatan Pembelajaran PENDIDIKAN PANCASILA Kelas V di SDN Klakahkasihan 01 Kecamatan Gembong Kabupaten Pati”. Jurnal Tunas Pendidikan. Vol. 7, no. 1,pp. 2671-1629.

Miranda. (2023). Upaya guru dalam mengatasi kesulitan belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas VII di SMP 12 Palu. Skripsi pada program studi pendidikan pancasila dan kewarganegaraan, Jurusan IPAS, FKIP UNTAD

Miranda.(2023). “Upaya guru dalam mengatasi kesulitan belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas VII di SMP Negeri 12 Palu”. Skripsi.

Nahar. (2016). Penerapan dalam pembelajaran studi pada anak. Jurnal Pendidikan Bahasa Vol. 15 No. 1.

Nurhalisyah Sa Anna Dkk (2024). Pentingnya kewarganegaraan dalam pendidikan belajar. Jurnal Penelitian Pultidisiplin, Vol.2, No. 1.

Pane, Dasopang. (2017). Belajar dan pembelajaran. Jurnal Kajian Ilmu-ilmu Keislaman Vol. 03 No. 2.

Purwanto, N. (2014). Pengantar Pendidikan. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Purwanto. (2011). Peningkatan motivasi belajar dan hasil belajar siswa pada kompotensi sistem koordinasi melalui metodenpembelajaran teaching game team. Jurnal Pendidikan Dompet Dhuafa Vol. 1 No. 1-14.

Rahman. (2017). “Upaya guru dalam mengatasi kesulitan belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas VII di SMP Negeri 12 Palu”. Skripsi.

Rahman. (2017). Upaya guru Ips meningkatkan kedisiplinan siswa kelas VII di SMP NEGERI 18 Palu. Skripsi pada program studi pendidikan sejarah, Jurusan IPAS, FKIP UNTAD.

Samisih. (2014). Peran Guru Kelas dalam Menangani Kesulitan Belajar Siswa Sekolah Dasar Melalui Layanan Bimbingan Belajar. Jurnal Ilmiah Mitra Swara Ganesha. Vol. 16 No 2.

Saryono, Hadi. (2010). Faktor-Faktor Kesulitan Belajar Siswa Min Janti. Jurnal Dimensi Pendidikan dan Pembelajaran, Vol.7, no.1, pp. 2303-3800.

Shafira, Adha, et al.(2021).Pembelajaran Pendidikan KewargaNegaraan. CV.Eluka Sukses Berkemajuan.

Slameto, (2015). Diagnosis Kesulitan Belajar. Malang: PT. Literasi Nusantara Abadi Grup.

Slameto. (2015). Belajar dan Faktor-faktor Yang Mempengaruhinya. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Subini, Nini. (2016). Mengatasi Kesulitan Belajar Pada Anak. Jakarta: Perpustakaan Menjangkau Masyarakat.

Sugiyono, (2005). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Alfabeta,CV.

Sugiyono, (2023). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Alfabeta,CV.

Sutikno. (2016). Desain Pembelajaran dalam Transformasi Pendidikan Teknologi. Yogyakarta: Lentera Kreasindo.

Tarigan, Irwanna Seprianni Br. (2023). “Pengaruh model pembelajaran project based learning berbantuan media scrapbook terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran ipa di kelas IV SDN 060934 Medan Johor”. Skripsi.

Tekan, D. (2019). Kesulitan Belajar & Gangguan Psikologis Ringan pada Anak.

Wahab, Dr.Gusnarib M.Pd, Rosmawati,s.pD.,M.Pd. (2020). Teori-teori Belajar dan Pembelajaran. CV.Adanu Abimata.

Zakiah, Daradjat.(2016). Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta: Bumi Aksan.

Published
2026-05-14
How to Cite
Nur Arliani.M, Muhajir, & Try Gustaf Said. (2026). ANALISIS KESULITAN BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA DIKELAS III SD NEGERI MANNURUKI. Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 12(02), 293 - 301. https://doi.org/10.36989/didaktik.v12i02.13045