ANALISIS PERKEMBANGAN ANAK TUNARUNGU RINGAN DALAM PENDIDIKAN INKLUSIF MELALUI OBSERVASI DAN WAWANCARA DI SLB MUZDALIFAH
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan anak tunarungu ringan dalam pendidikan inklusif melalui observasi dan wawancara di SLB Muzdalifah. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dengan guru dan orang tua, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan anak tunarungu ringan mengalami peningkatan pada aspek komunikasi, interaksi sosial, dan kepercayaan diri. Anak mulai mampu merespons komunikasi dengan lebih baik, berani menyampaikan keinginannya, serta mulai aktif dalam kegiatan pembelajaran dan interaksi sosial di sekolah. Faktor yang mendukung perkembangan anak meliputi penggunaan media visual, terapi wicara, strategi pembelajaran yang adaptif, serta dukungan dari keluarga dan guru. Kendala yang ditemukan yaitu anak masih mengalami kesulitan mempertahankan fokus ketika lingkungan belajar terlalu ramai. Penelitian ini menunjukkan bahwa kerja sama antara sekolah dan keluarga sangat penting dalam mendukung perkembangan anak tunarungu ringan dalam pendidikan inklusif.
References
Akhmad R, (2022). Mengenal Anak Berkebutuhan Khusus Tuna Grahita, Down Sydrom dan Autisme. Jurnal Almurtaja : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini. 1(1)
Azzahra, A., Mawarsari, V. D., & Suprayitno, I. J. (2025). Inovasi pendidikan inklusif: Analisis kebutuhan media pembelajaran interaktif berbasis teknologi untuk siswa tunarungu. Journal Genta Mulia, 16(1), 75–87.
Elyondri, N., & Azizah, N. (2023). Analisis pengembangan komunikasi, persepsi bunyi, dan irama anak tunarungu. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(5), 6120–6131.
Farhan, A. (2025). Strategi guru dalam mengoptimalkan media visual untuk pembelajaran anak tunarungu di sekolah dasar. Journal of Research in Education & Technology (RESTECH), 1(2), 83–89.
Haliza, N., Kuntarto, E., & Kusmana, A. (2020). Pemerolehan bahasa anak berkebutuhan khusus (tunarungu) dalam memahami bahasa. Jurnal Metabasa, 2(1), 35–38.
Hartono, R. (2021). Pendampingan orang tua terhadap perkembangan anak tunarungu. Jurnal Konseling dan Pendidikan, 9(3), 210–218.
Nurita, D., Amanda, N., Fadhil, N., & Hijriati. (2025). Dampak pendidikan inklusif terhadap perkembangan sosial dan akademik anak tunarungu. Journal of Early Childhood Education Studies, 2(1), 67–75.
Pitaloka, A. A., Fakhiratunnisa, S. A., & Ningrum, T. K. (2022). Konsep dasar anak berkebutuhan khusus. Jurnal Pendidikan dan Sains, 2(1), 26–42.
Putri, N. F., & Pangastuti, R. (2025). Peran intervensi dini dan stimulasi konsisten dalam mendukung perkembangan anak tunarungu. IHSAN: Jurnal Pendidikan Islam, 3(1), 55–63.
Saniatur, R., & Hidayah, R. (2025). Strategi pembelajaran untuk anak dengan hambatan ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder). Indonesian Journal of Education and Learning, 8(2), 38–46.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Supena, A., & Iskandar, R. (2021). Implementasi layanan inklusi anak berkebutuhan khusus tunarungu. Jurnal Komunikasi Pendidikan, 5(1), 124–137.
Widiana, I. W., Nurjaya, I. G., & Vidiawati, N. K. R. (2019). Analisis interaksi sosial siswa kolok di sekolah inklusif. Journal for Lesson and Learning Studies, 2(3), 345–352.
Wijaya, David. 2018. Manajemen Pendidikan Inklusif Sekolah Dasar. Prenadamedia Group: Jakarta.
Winarsih, S., Rahman, A., & Putri, N. (2025). Kendala guru dalam pembelajaran inklusif bagi siswa tunarungu di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Khusus Indonesia, 9(1), 33–42.











