IMPLEMENTASI STUDENT WELLBEING DI SMP KECAMATAN PAKIS AJI KABUPATEN JEPARA
Abstract
The aim of this research is to find out: (1) Planning for student welfare at Pakis Aji District Middle School, Jepara Regency; (2) Implementation of student welfare at Pakis Aji District Middle School, Jepara Regency; (3) Evaluation of student welfare at Pakis Aji District Middle School, Jepara Regency. Research method, type of qualitative research with a case study approach. The sampling technique used was purposive sampling. Data collection techniques, interviews, observation, documentation, and FGD. Test the validity of the data using triangulation and extension of participation. The data analysis technique uses qualitative descriptions. The research results concluded: (1) Student welfare planning at Pakis Aji District Middle School, Jepara Regency has been well planned according to procedures, implementation instructions and technical instructions, neatly arranged, detailed and equipped with complete documents. Student welfare planning includes vision and mission, goals, strategies, involvement of parties, implementation time and organization of activities which emphasize the formation of students' interpersonal and intrapersonal attitudes at school. Student welfare planning is included in school program documents, intracurricular and extracurricular activity programs, and funding is outlined in the RKAS which is approved by the school principal and recommended by the supervisor and reported to the Jepara District Education, Youth and Sports Office. (2) Implementation of student welfare at Pakis Aji District Middle School, Jepara Regency is carried out in stages starting from identification, coordination with related parties, implementation focuses on interpersonal and intrapersonal aspects which focus on seven indicators starting from the student's physical condition. students' affective (attitude), students' cognitive (knowledge), students' social (social conditions), conducive school environment, assets (what students have), and students' actions; (3) Evaluation of student welfare at Pakis Aji District Middle School, Regency has been carried out well, starting from planning, implementation, data collection, data verification, data processing and data interpretation, preparation of student welfare report activities. The emphasis in evaluating student welfare includes complete administration of activity programs, implementation of activities starting from physical activities (physical condition) of students. students' affective (attitude), students' cognitive (knowledge), students' social (social conditions), conducive school environment, assets (what students have), and students' actions
References
Arifin, I. 2019. Profesionalisme Guru: Analisis Wacana Reformasi Pendidikan dalam Era Globalisasi
Borg.G. 2013. Educational Research. New York: logman.
Cahdriyana, R.A., Rino Richardo, 2021. “Apakah Konsep PROSPER dapat Membangun Kesejahteran Siswa (Student Well-Being) di era Pandemi Covid-19”. Jurnal Pembangunan dan Pendidikan, 9 (1): 13-23.
Daryanto. 2013. Pengantar Ilmu Manajemen. dan Komunikasi. Jakarta: Prestasi Pustaka.
Daryanto dan Suryatri, Darmiatun. 2013. Pendidikan Karakter di Sekolah. Yogyakarta: Gava Media
Fattah, Nanang. 2016. Konsep Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) dan Dewan Sekolah. Bandung: Pustaka Bani Quraisy.
Fatkhi, M. 2016. “Pengaruh Motivasi Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada PT. Gramedia Asri Media Cabang Emerlang Bintaro”. Jurnal Competech & Bisnis Universitas Telkom, 10 (2): 119-127.
Fayol, Henry. 2017. Manajemen Public Relations. Jakarta: Elex Media.
Fraillon, J. 2014. Measuring Student Wellbeing in the Context of Australian Schooling: Discussion Paper Commissioned by the South Australian department of Education and Children’s services as anagent of the Ministerial Council on Education, Employment, Training and Youth Affairs.
Griffin, R. W. 2014. Manajemen. Manajemen Lembaga Informasi Teori dan Praktik.. Jakarta: Penaku.
Gulick, Luther. 2015. Notes on the Theory of Organization Classics of Organization Theory. California: Brooks/Cole Publishing Company Pacific Grove.
Handoko, T. Hani. 2016. Manajemen. Yogyakarta: BPFE.
Hidayat, Muchtar. 2017. Manajemen Aset (Privat dan Publik), Yogyakarta: LaksBang.
Junita, Siahaan. 2021. “Manajemen Pengembangan Budaya Sekolah Unggul (Studi Kasus Di SMP Tamansiswa Pematangsiantar)”. Tesis: Medan: UMSU.
Karyani, Umi, et, al; 2015. “The Dimensions of Student Well Being”. Jurnal Psychology Forum UMM, 1 (1): 413-419.
Kementerian Pendidikan Nasional Badan Penelitian dan Pengembangan Pusat Kurikulum. 2013. Pengembangan pendidikan budaya dan karakter bangsa. Bahan Pelatihan Penguatan Metodologi Pembelajaran Berdasarkan Nilai-Nilai Budaya untuk Membentuk Daya Saing dan Karakter Bangsa. Jakarta: Kemendiknas.
Keizer, Dematria Pringgabayu. 2017. “Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah, Motivasi, dan Budaya Sekolah, terhadap Kinerja Guru Di SMK ICB Cinta Niaga Kota Bandung”. Jurnal Bisnis dan Inovasi, 4 (1): 14-24.
Konu, E. A., 2018. “Factor Structure of The School Wellbeing Model. Healt Education Research”. Journal of Health Promotion International, 17(1): 79-87.
Kristiawan, M. 2017. Manajemen Pendidikan. Yogyakarta: Budi Utama
Luan, F., Yusuf, A., & Murwatiningsih. 2017. “Profesionalisme Guru Ditinjau dari Supervisi dan Motivasi Kerja pada SMK Negeri Se- Kabupaten Belu, Provinsi NTT”. Jurnal Educational Management, 6 (2): 147-154.
Majid, Abdul. 2015. Perencanaan Pembelajaran, Bandung: Remaja Rosdakarya.
Maisah. 2013. Manajemen Pendidikan. Jakarta: Gaung Persada Press Group.
Maryamah, E. 2016. “Pengembangan Budaya Sekolah”. Jurnal Tarbawi 2(2), 86-96.
Mayasari, Ros. 2014. “Religiusitas dan Kebahagiaan”. Jurnal Al-Munzir, 7 (2): 82-100
Mills, G. Airasian, 2019. Action Research: a guide for teacher researcher. London:Printice-Hall International (UK) Limited.
Muhammad, Fathi, dan Dewi Rosiana. 2017. “Student Well-Being pada Siswa MTs X Cimahi”. Prosiding Unisba, 956-963.
Neprializa, 2015. “Manajemen Budaya Sekolah”. Jurnal Manajer Pendidikan Universitas Musi Banyurawas, 9 (3): 419-429.
Noble, T., McGrath, H., Roffey, S., & Rowling, L. 2016. A scoping study onstudent wellbeing. Canberra, ACT. Australia: Department of Education, Employment & Workplace Relations.
Nurlaily. 2022. “Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Budaya Sekolah Melalui Etos Kerja terhadap Profesionalisme Guru”. Tesis. Semarang: Universitas Negeri Semarang.
Palupi, Retno. 2020. “Pengaruh School Wellbing terhadap Hasil Belajar Siswa Sekolah Menengah Kejuruan”. Tesis. Semarang: Unnes.
Ramayulis. 2017. Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta: Kalam Mulia.
Ramly, Mansur. 2015. Panduan Pelaksanaan Pendidikan Karakter. Jakarta: Kementerian Pendidikan Nasional Badan Penelitian dan Pengembangan Pusat Kurikulum dan Perbukuan
Rasyid, N., Astiti T., Amirah A. Agussalim. 2022. “Gambaran Student WellBeing pada Peserta Didik Sekolah Menengah Atas”. Jurnal Psikologi Talenta Mahasiswa, 2 (2): 119-124
Sahidin dan Jamil. 2013. “Pengaruh Motivasi Berprestasi dan Persepsi Siswa tentang Cara Guru Mengajar terhadap Hasil Belajar Matematika”. Jurnal Pendidikan Matematika, 4 (2): 220-227.
Sasmito, E. 2022, “Upaya Mewujudkan Student Wellbeing melalui Peningkatan Kompetensi Guru dalam Menerapkan Pembelajaran Berdefrensiasi di SMA Negeri 1 Talun Kabupaten Blitar” Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 107-117.
Satori, Djam’an. 2016. Manajemen Konflik dan Kreativitas. Bandung: Penerbit Alfabeta.
Sergiovanni, T.J. et. al. 2017. Educational Governance and Administration. Second Edition. Englewood Cliffs, NJ: Prentice-Hall, Inc.
Saputra, Bherio Dwi. 2018. “Manajemen Budaya Berprestasi dan Kompetisi Dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan”. Prosiding. Seminar Nasional Pendidikan UNY.
Soutter et al., 2013.” The Student Wellbeing Model: a Conceptual Framework for The Development of Student Wellbeing Indicators”. Journal of Adolescence and Yout, 19 (4): 496-520.
Sugiyono. 2015. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R & D. Bandung: Alfa Beta.
Sukran, M., Agustang, A. dan Idkhan, A.M. 2022. Konsep Organisasi dan Pengorganisasian dalam Perwujudan Kepentingan Manusia. Jurnal MSDM Universitas Negeri Makasar 9 (2), 95-103.
Suparlan. 2013. Manajemen Berbasis Sekolah dari Teori sampai dengan Praktik. Jakarta: Bumi Aksara.
Suhadisiwi, Indarti. 2018. Panduan Praktis Implementasi Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) Berbasis Budaya Sekolah. Jakarta: Pusat Analisis dan Sinkronisasi Kebijakan (PASKA)
Suhardan, D. 2020. Supervisi Profesional (Layanan dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran di Era Otonomi Daerah. Bandung: Alfabeta.
Sukadari. 2018. Implementasi Pendidikan Karakter Melalui Budaya Sekolah. Yogyakarta: Kanwa Publisher.
Stoner, A.F. 2013. Manajemen Jilid I, Penerjemah: Alexander Sindoro. 2018. Jakarta: Prahallindo,.
Swidarto, 2018. “Pengembangan Model Manajemen Pendampingan Penelitian Tindakan Kelas Guru Ilmu Pengetahuan Sosial di Kabupaten Pati dengan Pendekatan Research Clinic”. Disertasi, Semarang: Unnes.
Terry, R. George. 2015. Dasar-Dasar Manajemen. Jakarta: Bumi Aksara,
Kurnia, A & Qomaruzzaman B. 2013. Membangun Budaya Sekolah. Bandung: Simbiosa Rekatama Media.
Wagner, C. R. 2016. The School Leader Tool For Assesing and Improving School Culture. Principal Leadership.
Wahab, Abdul Aziz, 2008. Anatomi Orgaisasi & Kepemimpinan Pendidikan (Telaah Terhadap Organisasi& Pengelolaan Organisasi Pendidikan), Bandung: Alfabeta.
Wahdati, Anisa K. 2019. “Pengaruh Budaya Sekolah, Kesejahteraan dan Kepuasan Kerja terhadap Kinerja Guru Sekolah Dasar”. Tesis. Semarang: Unnes
Wati, Kurniawati Dwi. 2016. “Perbedaan Student Well-Being Ditinjau dari Persepsi Siswa terhadap Perilaku Internasional Guru”. Jurnal Psikologi Pendidikan dan Pengembangan. 5(1): 53-63.
Zamroni, 2013, Pendidikan Demokrasi pada Masyarakat Multikultural, Yogyakarta: Gavin Kalam Utama..











