EVALUASI PROGRAM PEMBINAAN KEPRIBADIAN NARAPIDANA DI LAPAS KELAS IIB CILACAP, MODEL EVALUASI WILLIAM N. DUNN

  • Herdiansyah Tri Atmoko Politeknik Pengayoman Indonesia
  • Wido Cepaka Warih Politeknik Pengayoman Indonesia
Keywords: Evaluasi, Pembinaan Kepribadian, Narapidana, Lapas Kelas IIB Cilacap, William N. Dunn

Abstract

enelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan program pembinaan kepribadian narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Cilacap menggunakan model evaluasi William N. Dunn yang meliputi dimensi efektivitas, efisiensi, kecukupan, perataan, responsivitas, dan ketepatan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pembinaan kepribadian telah memberikan dampak positif terutama pada aspek spiritual narapidana melalui kegiatan pengajian Al Qur’an, pembinaan bersama Kementerian Agama, dan upacara bendera. Namun, pelaksanaan program belum optimal karena masih terdapat berbagai hambatan seperti keterbatasan fasilitas, minimnya tenaga pembina, materi pembinaan yang terlalu umum, serta belum adanya mekanisme partisipasi aktif narapidana. Disparitas akses dan keterlibatan narapidana juga menjadi kendala dalam pemerataan manfaat program. Penelitian ini merekomendasikan perlunya penguatan pendekatan pembinaan yang lebih personal dan partisipatif, pemerataan akses, peningkatan sarana dan tenaga pembina, serta diversifikasi materi pembinaan agar tujuan rehabilitasi dan reintegrasi sosial narapidana dapat tercapai secara maksimal.

References

Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 Tentang Pemasyarakatan

Amruddin. (2022). Metodologi Penelitian: Kuantitatif dan Kualitatif. Pustaka Cendekia.

Ansell & Gash. (2008). Collaborative Governnace.

Aswar, A. K. A. S., and Yasin, H. M. (2021). Peranan Lembaga Pemasyarakatan dalam Melakukan Pembinaan terhadap Narapidana Lanjut Usia. Al-Ishlah

Ayu. (2019). Simposium Hukum Indonesia. Simposium Hukum Indonesia, 1(1), 574–586 Collaborative governance and personal relationships for sustainability transformation in the textile sector. Scientific Reports, 14(1), 1–10.

Dehani, M., Hernawan, D., and Purnamasari, I. (2018). Evaluasi Program Keluarga Harapan (Pkh) Di Kecamatan Bogor Selatan Kota Bogor. Jurnal Governansi, 4(1), 45–56.
Fatahilah, S. (2023). Pelaksanaan Pembinaan Kemandirian guna Meningkatkan Keterampilan Narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Medan. Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial Dan Sains, 12(02).

Fiantika. (2022). Metodologi Penelitian Kualitatif. In Rake Sarasin.

Hendrawati. (2017). Pembinaan Keagamaan Narapidana Wanita Melalui Konseling Keagamaan Di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas Iia Jakarta Timur. Jurnal Akuntansi, 11.

Hwati, P. K. (2013). Pengelolaan dan Pengembangan Bisnis Garmen pada Fungsi Sumber Daya Manusia di Perusahaan Keluarga PT. Angkasa Indah Abadi Surabaya.

Indah. (2022). Pelaksanaan Pendidikan Agama Islam Bagi Narapidana Narkotika Di Lembaga Pemasyarakatan Klas I Tangerang. 9(1), 356–363.

Khamdan, M. (2024). Latihan Kerja dan Kegiatan Produksi Narapidana Sebagai Model Pembinaan Kemandirian dan Pencapaian Lembaga Pemasyarakatan Industri. 6(2), 53–63

Maharani, L. (2018). Pengaruh Faktor-Faktor Kompetensi Terhadap Kinerja Karyawan Jasa Konsultansi Konstruksi Di Pekanbaru. Jurnal Niara, 11(2), 125–134.
Published
2025-09-29
How to Cite
Herdiansyah Tri Atmoko, & Wido Cepaka Warih. (2025). EVALUASI PROGRAM PEMBINAAN KEPRIBADIAN NARAPIDANA DI LAPAS KELAS IIB CILACAP, MODEL EVALUASI WILLIAM N. DUNN. Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 11(03), 228 - 242. https://doi.org/10.36989/didaktik.v11i03.8164