PENGARUH MEDIA DIGITAL DAN TEKNOLOGI DALAM PENYEBARAN TAFSIR DI INDONESIA

  • Angga Rohmandani Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an Kepulauan Riau
  • Pebi Anggraini Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an Kepulauan Riau
  • Muhith Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an Kepulauan Riau
Keywords: Tafsir Al-Qur’an; Media digital; Kredibilitas keilmuan.

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh disrupsi media digital yang memperluas akses tafsir Al-Qur’an, tetapi sekaligus memunculkan ketegangan antara kemudahan konsumsi konten dan akuntabilitas keilmuan. Tujuan penelitian ialah menganalisis dampak penetrasi teknologi digital terhadap validitas penyebaran tafsir di Indonesia, khususnya pada tiga isu: erosi otoritas tafsir tradisional, tantangan kredibilitas akibat lemahnya verifikasi sanad/kompetensi, dan risiko misinterpretasi karena format tafsir singkat (context dropping). Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif berbasis studi pustaka dengan kerangka analisis kritis, diperkuat analisis isi kualitatif terhadap sampel konten tafsir mikro di platform digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi berhasil mendemokratisasi akses tafsir, namun bersamaan dengan itu menormalisasi penafsiran dangkal yang mengurangi kedalaman kontekstual dan metodologis. Penerimaan publik cenderung bergeser dari integritas substansi ke efektivitas komunikasi serta popularitas. Kesimpulannya, diperlukan respons strategis melalui pedoman, regulasi, dan/atau sertifikasi konten untuk menjaga moderasi beragama dan validitas keilmuan tafsir di ruang digital.

References

Amin, M. H. I., & Haidira, K. (2025). The Phenomenon of Muslim Influencers and Qur’anic Interpreters in the Digital Space: A Study of Ismail Al-Ascholy’s Interactions on the Instagram Account@ ismailascholy. Al-Fahmu: Jurnal Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir, 4(2), 367–389.
Andok, M. (2023). Religious filter bubbles on digital public sphere. Religions, 14(11), 1359.
Cinelli, M., De Francisci Morales, G., Galeazzi, A., Quattrociocchi, W., & Starnini, M. (2021). The echo chamber effect on social media. Proceedings of the National Academy of Sciences, 118(9), e2023301118.
Dharta, F. Y., Susanto, T., Anggara, R., Hariyanto, F., & Sianturi, H. R. P. (2025). MUI’s fatwa on interfaith greetings and religious tolerance: can Indonesia find a middle ground? Frontiers in Communication, 10, 1537568.
Fitriansyah, N., & Lubis, T. (2023). Mediating Alghorithm Mediating Da’wa: The New Preacher and Optimization of Social Media for Da’wa in the Case of Habib Ja’far. Jurnal Penelitian, 1–12.
Nurhayati, Lias Hasibuan, K. I. R. (2021). Determinas Minat Belajar Dan Sikap Tehadap Prestasi Belajar Melalui Kreativitas Mahasiswa. Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951–952., 3(10), 2013–2015.
Nurhayati, N., & Rosadi, K. I. (2022). Determinasi Manajemen Pendidikan Islam: Sistem Pendidikan, Pengelolaan Pendidikan dan Tenaga Pendidikan Islam. International Edition, 3(1), 451–464.
Nurpratama, M. R. (2025). Strategi pelestarian naskah kuno di Indonesia dalam tinjauan literatur sistematis. Daluang: Journal of Library and Information Science, 5(1).
Rachman, A., Saumantri, T., & Hidayatulloh, T. (2025). Transformation of religious authority in the digital era: A post-normal times analysis by Ziauddin Sardar on the phenomenon of social media da’wah. Jurnal Ilmu Dakwah, 45(1), 107–122.
Sugiyono. (2022). Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. CV. Alfabeta, Bandung, 25.
Wibowo, R. A., & Triadi, I. (2025). Fatwa di Era Disrupsi Digital: Studi Tentang Otoritas Agama dan Pengaruh Media Sosial terhadap Penetapan Hukum Islam. LexIslamica: A Multidisciplinary Approach to Islamic Law and Its Contemporary Applications, 1(3).
Yuningsih, H., & Ghany, A. (2024). Transformasi Tafsir Al-Qur’an Di Era Media Digital: Analisis Metodologi Tafsir Dalam Channel Youtube Kajian Tafsir Al-Ma’rifah. Al-Qudwah, 2(2), 187–204.
Published
2026-01-22
How to Cite
Angga Rohmandani, Pebi Anggraini, & Muhith. (2026). PENGARUH MEDIA DIGITAL DAN TEKNOLOGI DALAM PENYEBARAN TAFSIR DI INDONESIA. Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 12(02), 20 - 28. https://doi.org/10.36989/didaktik.v12i02.11312

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>