ANALISIS HUKUM TERHADAP TINDAKAN PENENGGELAMAN KAPAL SEBAGAI UPAYA PEMBERANTASAN ILLEGAL FISHING DI PERAIRAN INDONESIA

  • Emiel Salim Siregar Prodi Ilmu Hukum, Fakultas Hukum, Universitas Asahan
  • Mirza Syapiq Prodi Ilmu Hukum, Fakultas Hukum, Universitas Asahan
  • Ahmad Zuwandana Prodi Ilmu Hukum, Fakultas Hukum, Universitas Asahan
  • Julia Rahma Putri Prodi Ilmu Hukum, Fakultas Hukum, Universitas Asahan
  • Lili Khirina Azhari Lubis Prodi Ilmu Hukum, Fakultas Hukum, Universitas Asahan
Keywords: Key words: Illegal Fishing, Law Enforcement, Fisheries Court

Abstract

ABSTRACT

This research is motivated by the many fisheries crimes that occur in Indonesia. Law No. 45/2009 is a strategic policy step and a positive step that provides a foundation for law enforcement officials and fisheries judges in deciding legal issues related to illegal fishing, including its very detrimental impact on state finances, and even causes damage to the Indonesian economy. This research is conducted using a normative research method with a statutory approach and legal doctrine. This research does not find new theories, but reinforces existing law enforcement to show the determination and seriousness of the Indonesian government in maintaining sovereignty and natural products. Research offers a solution to the enforcement of ship sinking sanctions applied to ships that have committed illegal fishing crimes as a tangible manifestation of the government's efforts to realize the vision of the maritime axis that the government has intensified in the past year, especially related to full maritime sovereignty.

Key words: Illegal Fishing, Law Enforcement, Fisheries Court

ABSTRAK

Penelitian ini dilatarbelakangi banyaknya tindak pidana perikanan yang terjadi di Indonesia. Undang-Undang Nomor 45 Tahun 2009 merupakan sebuah langkah kebijakan strategis dan langkah positif yang memberikan landasan bagi aparat penegak hukum dan hakim perikanan dalam memutus permasalahan hukum terkait dengan illegal fishing, termasuk dampaknya yang sangat merugikan terhadap keuangan negara, dan bahkan menyebabkan kerusakan pada perekonomian Indonesia. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian normative dengan pendekatan undang-undang dan doktrin hukum. Penelitian ini sifatnya tidak menemukan teori baru tetapi penguatan terhadap penegakan hukum yang telah ada untuk menunjukkan tekad dan keseriusan pemerintah Indonesia dalam menjaga kedaulatan dan hasil alam. Penelitian ini menawarkan Solusi penegakan sanksi penenggelaman kapal diterapkan kepada kapal yang telah melakukan tindak pidana illegal fishing sebagai wujud nyata upaya pemerintah dalam mewujudkan visi poros maritim yang digencarkan pemerintah dalam setahun terakhir, khususnya terkait dengan kedaulatan maritim secara penuh.

Kata kunci: Illegal Fishing, Penegakan Hukum, Pengadilan Perikanan

References

Arthur, Nobel, (2019) “Peran Negara Terhadap Illegal Fishing Di Wilayah Perbatasan Laut Berdasarkan Undang-Undang Nomor 45 Tahun 2009 Tentang Perikanan” Rabit : Jurnal Teknologi Dan Sistem Informasi Univrab 1, no. 1.
Asrori, F., Kusumaning Jati, I., & Andi Fitriono, R. (2022). Penanggulangan Tindak Pidana Perikanan Illegal Fishing Di Laut Natuna. Jurnal Hukum Pidana Dan Kriminologi, 3(1).
Desi Yunitasari. (2020). Penegakan Hukum Di Wilayah Laut Indonesia Terhadap Kapal Asing Yang Melakukan Illegal Fishing Mengacu Pada Konvensi United Nations Convention on Law of the Sea 1982. Penegakan Hukum Di Wilayah Laut Indonesia Terhadap Kapal Asing Yang Melakukan Illegal Fishing Mengacu Pada Konvensi United Nations Convention on Law of the Sea 1982, 8(1).
Febriansyah, R., Syakur, Z. A., Arofah, M. N., & Sadiawati, D. (2023). Optimalisasi Penegakan Hukum Kelautan Indonesia Terhadap Penangkapan Ikan Secara Ilegal ( Illegal Fishing ) Oleh Kapal Asing.
Gillbrain, G., Handayani, W. P., & Fitriono, R. A. (2021). Penenggelaman Kapal Asing Sebagai Upaya Pencegahan Pencurian Hasil Laut. Gema Keadilan, 8(3).
Island, F., Islands, G., Fuke, Y., Iwasaki, T., Sasazuka, M., & Yamamoto, Y. (2021). "Prosedur penegakan hukum terhadap kejahatan illegal fishing di Perikanan Indonesia Berdasarkan Undang-Undang No 45 Tahun 2009 Tentang Perikanan".
Kaunang, B. R., Nainggolan, M. G., & Massie, C. D. (2022). Penegakan Hukum Di Wilayah Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia (Perairan Natuna Utara) Sebagai Kawasan Klaim Laut China Selatan. Lex Administratum, X(1).
Leo Rasidin, Lukam Yudho Prakoso, R. S. (2021). Strategi Badan Keamanan Laut (BAKAMLA) Dalam Pengamanan dan Keselamatan di Wilayah Perairan Indonesia. Jurnal Strategi Pertahanan Laut, 7(3).
Ramadhani, A. A. (2023). Potensi Keunggulan Kompetitif Sumber Daya Kelautan Indonesia. Jurnal Ekonomi Sakti (Jes), 12(3).
Zakariya, A. F. (2020). Pemberdayaan Nelayan dalam Mambangun Kekuatan Ekonomi Melalui Pengolahan Ikan Di Desa Karangagung. 2(2).
Published
2024-02-15
How to Cite
Emiel Salim Siregar, Mirza Syapiq, Ahmad Zuwandana, Julia Rahma Putri, & Lili Khirina Azhari Lubis. (2024). ANALISIS HUKUM TERHADAP TINDAKAN PENENGGELAMAN KAPAL SEBAGAI UPAYA PEMBERANTASAN ILLEGAL FISHING DI PERAIRAN INDONESIA . Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 10(1), 769 - 777. https://doi.org/10.36989/didaktik.v10i1.2598

Most read articles by the same author(s)